ADVERTISEMENT

Bertambah 2 Kasus, Warga Depok Terpapar Omicron BA.5 Jadi 4 Orang

Dwi Rahmawati - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 19:38 WIB
omicron ba.4 dan ba.5
Foto: infografis detikHealth
Depok -

Warga Depok kembali terpapar Omicron subvarian baru atau Omicron BA.5. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menyebut ada penambahan dua kasus lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Mary Liziawati menjelaskan dua warga yang terkonfirmasi Omicron BA.5 berada di Kecamatan Sawangan dan Kecamatan Cinere. Hasil tersebut berdasarkan data per 27 Juni 2022.

"Berdasarkan laporan 27 Juni kemarin, ditemukan kembali warga yang terkonfirmasi subvarian Omicron BA.5 di Kecamatan Sawangan dan Cinere," ungkap Mary seperti dikutip dari laman resmi Pemkot Depok, Selasa (28/6/2022).

Mary mengatakan pasien yang berdomisili di Kecamatan Sawangan masih menjalani isolasi. Sementara warga Cinere sudah negatif dan menyelesaikan masa isolasinya.

Orang terdekat dari kedua warga tersebut, lanjut Mary, juga sudah di-tracing. Pemeriksaan Swab menunjukkan hasil yang negatif.

"Anggota keluarga yang melakukan kontak erat sudah di-swab dan hasilnya negatif," papar Mary.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak dua warga Depok terpapar Omicron subvarian baru. Keduanya merupakan warga Kecamatan Tapos dan Beji.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana mengatakan dua kasus Omicron BA.5 itu sudah selesai menjalani isolasi. Konfirmasi kasus Omicron BA.5 di Depok setelah sampel dikirim ke pusat laboratorium di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Itu yang sudah dikirim datanya 2 orang Omicron BA.5 itu sudah selesai isolasi, sudah bisa beraktivitas kembali," ujar Dadang kepada wartawan, Rabu (22/6).

Dadang mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sudah menyiapkan isolasi terpusat untuk pasien yang terpapar. Rumah Sakit Anugerah Sehat Afiat (ASA) di RSUD Timur akan diperpanjang untuk 3 bulan ke depan.

"Untuk isolasi kita di Rumah Sakit ASA di RSUD Timur itu digunakan untuk isolasi terlebih dahulu. Sesuai arahan Pak Wali kita perpanjang lagi hingga 3 bulan ke depan," ungkap Dadang.

Setidaknya 20 tempat tidur disiapkan di RSUD ASA. Tenaga medis juga sudah bersiaga di tempat isolasi tersebut.

(maa/maa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT