ADVERTISEMENT

Gerindra Pertanyakan Penutupan Holywings Tunggu Momen Promo Miras

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 05:20 WIB
Suasana Holywings Tebet Sabtu (16/10) malam.
Holywings (Foto: Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Jakarta -

Izin Holywings di Jakarta dicabut gegara masalah pada dokumen perizinan diketahui setelah kasus promo minuman keras bagi Muhammad-Maria mencuat. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari fraksi Gerindra Rani Mauliani mempertanyakan mengapa penindakan dilakukan harus menunggu momen.

"Iyaa memang apa pun alasannya bertepatan dengan moment yang pas, secara logika kalau memang ada hal yang salah pada perizinan kenapa harus nunggu moment yang tepat untuk ditindak, ya kan?" ujar Rani saat dihubungi, Senin (27/6/2022).

Namun Rani mengatakan hal tersebut menjadi kewenangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Terlebih terkait sanksi yang tegas yang diberikan pada pihak Holywings.

"Tapi ya itu kewenangannya balik lagi ke pihak pemprov terutama Gubernur. Ya memang kalau dilihat hal tersebut menjadi kewenangan pemprov atas sanksi dan tindakan tegas yang diambil untuk management Holywings," tuturnya.

Dia juga menyebut pihak Holywings perlu memikirkan nasib karyawan yang terkena dampak dari kasus yang terjadi.

"Karena itu pihak management harus juga memikirkan nasib para karyawannya yang terkena dampak dari kejadian promo minuman tersebut," imbuhnya.

Pemprov DKI Cabut Izin Seluruh Outlet Holywings di Jakarta

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencabut izin usaha semua outlet Holywings yang ada di Jakarta. Pencabutan izin dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta.

Pencopotan dilakukan berdasarkan rekomendasi dan temuan pelanggaran dari dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Provinsi DKI Jakarta. Total ada 12 outlet Holywings di Jakarta yang izinnya dicabut.

Salah satu hal yang dilanggar oleh Holywings adalah, mereka tidak memiliki Klasifikasi Baku Lingkungan Indonesia (KLBI).

"Pertama, hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) serta pemantauan lapangan, beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta terbukti ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha bar yang telah terverifikasi," papar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Andhika Permata dalam keterangannya di website ppid.jakarta.go.id, Senin (27/6/2022).

Simak halaman berikutnya

Saksikan Video 'Kontroversi Promo Holywings: Digeruduk Ormas, Izin Usaha di DKI Dicabut':

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT