ADVERTISEMENT

Beredar Chat Owner dan Karyawan Dikaitkan Holywings, Dipastikan Hoax!

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 12:26 WIB
Close up of a computer keyboard with word of hoax on the red button
Foto: Getty Images/iStockphoto/CreativaImages
Jakarta -

Sebuah unggahan tangkapan layar yang menunjukkan chat antara seorang karyawan dan manajemen perusahaannya diviralkan di media sosial. Tangkapan layar chat antara karyawan dan manajemen perusahaan itu dikaitkan dengan Holywings. Pihak Holywings membantah bahwa itu adalah chat karyawan dengan manajemen perusahaan.

Dalam isi chat itu, tampak ada karyawan yang protes setelah terkena masalah hukum akibat kebijakan kantor. Namun, dalam tangkapan layar chat itu, manajemen lepas tangan soal kebijakan promosi perusahaan tersebut.

Detailnya, isi chat itu memuat protes karyawan bernama Iska Nurasnah kepada petinggi perusahaan bernama Koh Brilian. Karyawan tersebut marah lantaran merasa kantor terkesan lepas tangan terkait kasus yang menimpanya.

"Iya nih ko bril kenapa jadi ada surat pemanggilan dari kepolisian gini sih? Kan kita cuman jalanin apa yang disuruh dari manajemen doang ko," bunyi isi chat karyawan.

"Ya itu kan salah kalian, kenapa harus ngejalanin? Kan bisa pikirin cara lain? Saya dan manajemen nggak mau ikut campur urusan ini," ujar Koh Brilian dalam chat tersebut.

Sejumlah akun di media sosial mengunggah ulang tangkapan layar chat tersebut. Lalu akun-akun itu mengaitkannya dengan Holywings, meski tak ada penyebutan nama perusahaan di chat tersebut.

"Kalau ini benar-benar omongan Holywings? Kalian Holywings lebih pantas disebut pengecut," demikian bunyi cuitan yang menyertakan foto tangkapan layar percakapan itu yang diunggah oleh akun @Bad**2Politik, seperti dilihat detikcom, Senin (27/6/2022).

Asal Mula Chat Hoax

Pihak Holywings angkat bicara terkait hal tersebut. Salah seorang yang mewakili pihak manajemen menyatakan chat tersebut palsu belaka.

"Itu chat orang lain dan sudah diklarifikasi pemilik akun," kata perwakilan manajemen Holywings Indonesia.

Setelah ditelusuri, chat yang diviralkan tersebut berasal dari postingan akun IG @celotehankaryawanumr. Postingan tersebut kini sudah dihapus, dan pemilik akun sudah menyampaikan klarifikasi atas postingannya itu.

Akun itu mengatakan postingan tersebut awalnya ditujukan untuk edukasi pengikutnya. Namun pada akhirnya postingannya dijadikan hoax seolah-olah chat antara karyawan Holywings dan manajemen soal kasus promosi miras. Pemilik akun pun akhirnya menghapus postingannya.

"Rame soal konten gue yang kemarin katanya bawa2 yang lagi viral yaitu holywings.. Jujur, gue minta maaf udah salah membuat keramaian karena sepertinya gue meluncurkan konten di waktu yang tidak tepat," demikian penggalan klarifikasi @celotehankaryawanumr.

Holywings Minta Maaf

Holywings Indonesia meminta maaf terkait promosi minuman alkohol gratis untuk pelanggan bernama Muhammad dan Maria. Holywings memohon doa dan dukungan masyarakat agar promosi yang berujung kasus di ranah hukum tersebut dapat segera diselesaikan.

Holywings juga berbicara soal nasib 3.000 karyawan yang bergantung pada usaha food and beverage tersebut. Holywings mengatakan penyelesaian perkara secara segera akan membantu para karyawan serta keluarga mereka.

"Kami memohon doa serta dukungan dari masyarakat Indonesia agar masalah yang terjadi bisa segera diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, demi keberlangsungan lebih dari 3000 karyawan di Holywings Indonesia beserta dengan keluarga mereka yang bergantung pada perusahaan ini," kata Holywings Indonesia dalam akun Instagram resminya, seperti dilihat, Minggu (26/6).

6 Orang Karyawan Holywings Tersangka

Terkait kasus penistaan agama yang dilakukan Holywings, ada enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka di kasus tersebut. Keenam tersangka ini mulai dari direktur hingga staf.

"Ada enam orang yang jadi tersangka yang kesemuanya adalah orang yang bekerja pada HW (Holywings)," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dalam konferensi pers di kantornya, Jl Wijaya I Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (24/6).

Berikut ini keenam tersangka itu:

1. Pria inisial EJD (27) selaku creative director Holywings
2. Perempuan inisial NDP (36), selaku head team promotion
3. Pria inisial DAD (27), pembuat desain virtual
4. Perempuan inisial EA (22), tim admin media sosial
5. Perempuan inisial AAB (25), selaku socmed officer
6. Perempuan inisial AAM (25) selaku admin tim promo

Keenam tersangka dijerat Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 dan/atau Pasal 156 dan/atau pasal 156A KUHP dan/atau Pasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016, yaitu perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tentang Penistaan Agama dan Ujaran Kebencian Bernuansa SARA.

Simak video 'Momen Hotman Paris Temui Ketua MUI & Minta Maaf soal Promo Holywings':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT