ADVERTISEMENT

Kasus Promo Holywings, Ketua MUI: Tentu Umat Islam Akan Memaafkan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 26 Jun 2022 22:43 WIB
Kyai Cholil Nafis
Cholil Nafis (Foto: istimewa)
Jakarta -

Ketua MUI bidang Dakwah dan Ukhuwah, yang juga Rais Suriah PBNU, KH Cholil Nafis mengatakan orang Islam tentu akan memaafkan terkait promo minuman keras untuk 'Muhammad' Holywings. Hal itu disampaikan Cholil Nafis kepada salah satu pemegang saham Holywings Hotman Paris yang datang menemuinya untuk meminta maaf.

"Sebagai pribadi saya memaafkan karena pasti setiap orang melakukan kesalahan, dan sebagai orang yang berbuat kesalahan adalah yang memperbaiki, bertaubat dan juga meminta maaf, tentu umat Islam akan memaafkan karena kita adalah orang baik," kata Cholil Nafis saat menerima Hotman Paris di kediamannya, seperti dalam video yang diunggah di akun Instagram Hotman Paris, Minggu (26/6/2022).

Namun demikian, Cholil Nafis mendorong proses hukum yang sedang berlangsung di kepolisian saat ini. Cholil Nafis berharap kesalahan yang dilakukan oleh staf Holywings ini bisa menjadi pelajaran.

"Berkenaan dengan penegakan hukum kami setuju bang ini terus diproses untuk pembelajaran, ini staf abang terlalu kreatif, hilang sensitivitasnya bahwa ini ranah agama, mungkin niatnya baik atau wallah bissawab," katanya.

Cholil Nafis berharap proses hukum terkait promo minuman keras ini berjalan lancar. Dia ingin kasus ini berjalan dengan adil.

"Oleh karena itu saya sepakat ini terus di ranah pengadilan proses hukum berjalan, mudah-mudahan berjalan lancar menemukan keadilan dan seadil-adilnya," jelasnya.

Hotman Paris Temui Cholil Nafis

Hotman Paris telah menyampaikan permohonan maaf terkait promo minuman keras bagi 'Muhammad'. Hotman menyampaikan secara langsung kepada Cholil Nafis.

"Halo saya Hotman Paris selaku salah satu pemegang saham di Holywings datang bersilaturahmi ke rumah Bapak Kiai Cholil Nafis selaku Ketua MUI dan juga Rais Syuriah dari PBNU atas kesalahan yang dilakukan oleh staf Holywings yang telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan di medsos dan menimbulkan ketersinggungan umat Islam," kata Hotman dalam unggahan video di akun Istagramnya, Minggu (26/6).

Hormat meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan staf Holywings. Dia berharap permintaan maaf itu diterima oleh umat Islam.

"Saya atas nama pribadi dan juga atas nama Holywings sebagai institusi memohon maaf kepada Bapak Kiai Cholis Nafis dan juga umat Islam. Mudah-mudahan permohonan maaf kami ini dikabulkan dan kami menyerahkan agar masalah ini benar-benar diselesaikan melalui proses hukum untuk ditindak oleh ketentuan hukum yang berlaku," katanya.

Sebanyak 6 orang jadi tersangka dalam kasus ini. Penyidikan masih terus dilakukan dan polisi mengumpulkan alat bukti.

"Ada enam orang yang jadi tersangka yang kesemuanya adalah orang yang bekerja pada HW (Holywings)," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto.

Holywings Minta Maaf

Holywings Indonesia meminta maaf kembali terkait promosi minuman alkohol gratis untuk pelanggan bernama Muhammad dan Maria. Holywings memohon doa dan dukungan masyarakat agar promosi yang berujung kasus di ranah hukum tersebut dapat segera diselesaikan.

Holywings juga berbicara soal nasib 3.000 karyawan yang bergantung pada usaha food and beverage tersebut. Holywings mengatakan penyelesaian perkara secara segera akan membantu para karyawan serta keluarga mereka.

"Kami memohon doa serta dukungan dari masyarakat Indonesia agar masalah yang terjadi bisa segera diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, demi keberlangsungan lebih dari 3000 karyawan di Holywings Indonesia beserta dengan keluarga mereka yang bergantung pada perusahaan ini," kata Holywings Indonesia dalam akun Instagram resminya seperti dilihat, Minggu (26/6).

(lir/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT