ADVERTISEMENT

Sowan Hotman Paris ke Ketua MUI Sampaikan Maaf soal Promo Miras Holywings

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 06:45 WIB
Jakarta -

Hotman Paris yang merupakan salah satu pemegang saham Holywings menemui Ketua MUI bidang Dakwah dan Ukhuwah, yang juga Rais Suriah PBNU, KH Cholil Nafis. Pada pertemuan itu, Hotman Paris menyampaikan permohonan maaf terkait promo minuman keras bagi 'Muhammad'.

"Halo saya Hotman Paris selaku salah satu pemegang saham di Holywings datang bersilaturahmi ke rumah Bapak Kiai Cholil Nafis selaku Ketua MUI dan juga Rais Suriah dari PBNU atas kesalahan yang dilakukan oleh staf Holywings yang telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan di medsos dan menimbulkan ketersinggungan umat Islam," kata Hotman dalam unggahan video di akun Instagramnya, seperti dilihat Minggu (26/6/2022).

Hotman Paris pun menyampaikan permohonan maaf kepada Cholil Nafis dan umat Islam. Hotman juga mendukung proses hukum kasus ini.

"Saya atas nama pribadi dan juga atas nama Holywings sebagai institusi memohon maaf kepada Bapak Kiai Cholis Nafis dan juga umat Islam. Mudah-mudahan permohonan maaf kami ini dikabulkan dan kami menyerahkan agar masalah ini benar-benar diselesaikan melalui proses hukum untuk ditindak oleh ketentuan hukum yang berlaku," katanya.

Respons Cholil Nafis

Cholil Nafis mengucapkan terima kasih atas kedatangan Hotman. Dia juga telah menerima permintaan maaf Hotman Paris.

"Makasih Bang, masyaallah, masyaallah. Saya mengucapkan terima kasih dan bangga Abang bisa klarifikasi tabayyun ke rumah ini dan sebagai pribadi saya memaafkan karena pasti setiap orang melakukan kesalahan, dan sebagai orang yang berbuat kesalahan adalah yang memperbaiki, bertaubat dan juga meminta maaf, tentu orang Islam akan memaafkan karena kita adalah orang baik," jelasnya.

Di sisi lain, Cholil Nafis setuju perihal promo minuman kertas Holywings ini diproses hukum. Dia ingin kasus ini menjadi pembelajaran.

"Berkenaan dengan penegakan hukum kami setuju bang ini terus diproses untuk pembelajaran, ini staf abang terlalu kreatif, hilang sensitivitasnya bahwa ini ranah agama, mungkin niatnya baik atau wallah bissawab, oleh karena itu saya sepakat ini terus di ranah pengadilan proses hukum berjalan, mudah-mudahan berjalan lancar menemukan keadilan dan seadil-adilnya," jelasnya.

Selengkapnya pada halaman berikut.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT