ADVERTISEMENT

Promo Kontroversial Holywings Diunggah Rabu, Kamis Pagi Digagalkan Polisi

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 25 Jun 2022 18:38 WIB
HolyWings Jogja
Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJateng

6 Orang Jadi Tersangka, Komputer Holywings Diperiksa Forensik

Enam karyawan Holywings telah ditetapkan tersangka terkait kasus penistaan agama buntut promosi minuman beralkohol gratis kepada pengunjung bernama Muhammad dan Maria. Polisi memastikan proses penyelidikan kasus itu akan terus berlanjut.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan penyidik saat ini masih mengembangkan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan manajemen Holywings. Pengembangan itu dilakukan berdasarkan hasil forensik pada sejumlah barang bukti alat elektronik yang disita polisi.

"Nanti dari penyidik akan mendatakan berdasarkan alat bukti yang ditemukan saat ini. Termasuk hasil pemeriksaan forensik terhadap PC maupun alat elektronik yang kami sita," kata Budhi.

Enam karyawan di bagian kreatif dan promosi manajemen Holywings telah ditetapkan sebagai tersangka. Budhi tidak menampik akan adanya rencana pemeriksaan kepada manajemen Holywings lainnya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

"Tentunya penyidik akan mengagendakan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat atau mengetahui peristiwa tersebut," katanya.

Dalam kasus ini polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya screenshot postingan akun Instagram Holywings yang memuat promosi minuman gratis bagi pengunjung bernama 'Muhammad' dan 'Maria.

"Kemudian barang bukti yang kita lakukan penyitaan antara lain, yang pertama, screenshot postingan akun ofisial HW; kedua, satu unit mesin atau PC komputer; ketiga, satu buah handphone; kemudian satu buah external hard disk; dan satu buah laptop," jelas Budhi.

Dari barang bukti tersebut polisi menduga bahwa para tersangka menggunakan barang tersebut sebagai sarana promosi.

"Dari barang bukti ini kami menduga bahwa pelaku atau para tersangka menggunakan sarana-sarana barang bukti yang kami sebutkan tadi untuk memproduksi ataupun sebagai sarana dalam melakukan tindak pidana tersebut," ucapnya.

Polisi sendiri telah menetapkan enam orang karyawan Holywings sebagai tersangka terkait promo minuman beralkohol gratis bagi orang bernama Muhammad dan Maria. Keenamnya dijerat pasal berlapis.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 156 dan Pasal 156A KUHP yang merupakan pasal penodaan agama. Sementara, pasal 28 ayat 2 UU ITE itu mengatur larangan ujaran kebencian terkait suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Berikut keenam tersangka itu.

1. EJD, pria berusia 27 tahun selaku Direktur Kreatif HW
2. NDP, perempuan 36 tahun selaku Head Tim Promosi
3. DAD, pria 27 tahun selaku Desain grafis
4. EA, perempuan 22 tahun selaku Admin Tim Promo
5. AAB, perempuan 25 tahun selaku Socmed Officer
6. AAM, perempuan 25 tahun selaku Admin Tim Promo


(ygs/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT