'Pengawal' Buya Arrazy Bakal Ditindak Tegas, Legislator Percayakan ke Polri

ADVERTISEMENT

'Pengawal' Buya Arrazy Bakal Ditindak Tegas, Legislator Percayakan ke Polri

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 24 Jun 2022 08:33 WIB
Petugas memeriksa dome Gedung Nusantara DPR atau Gedung Kura-Kura di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/5/2022). Sekretariat Jenderal DPR menganggarkan sebesar Rp4,5 miliar untuk perbaikan gedung tersebut. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.
Ilustrasi (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta -

Polri bakal menindak tegas anggota berinisial M, 'pengawal' Buya Arrazy Hasyim atas insiden tewasnya putra Buya akibat tertembak senjata api (senpi). Anggota DPR mempercayakan penyelidikan kasus itu kepada Polri.

"Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Buya Arrazy. Kami ikut menyesalkan kejadian, saya yakin tidak unsur kesengajaan dalam kejadian ini. Sepertinya murni musibah," kata Anggota Komisi III DPR RI fraksi PKB Jazilul Fawaid kepada wartawan, Kamis (23/6/2022).

Jazilul menyerahkan proses penyelidikan kepada Polri. Dia berharap kasus ini bisa menjadi pembelajaran.

"Namun jika perlu ada penyelidikan kami percayakan kepada kepolisian, agar menjadi pelajaran bagi kita bersama agar tidak terulang. Agar personelnya lebih berhati-hati," jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI fraksi Gerindra Habiburokhman juga mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada Propam Polri. Diketahui, 'pengawal' Buya Arrazy saat ini ditangani oleh Propam Polri.

"Kita percayakan penyelesaian kasus ini pada Propam. Di bawah kepemimpinan Pak Ferdy Sambo, Ditpropam semakin profesional dan bijak dalam menjalankan tugasnya," kata Habiburokhman saat dihubungi terpisah.

Habiburokhman menilai kasus ini adalah musibah. Dia menilai kasus ini tinggal diselidiki apakah ada unsur kelalaian atau tidak.

"Secara garis besar kasus ini adalah musibah, bukan hanya untuk keluarga korban tetapi juga untuk si polisi pemilik senpi. Kalau unsur delik dolus atau tindak pidana kesengajaan jelas tidak ada, tinggal diselidiki apakah ini kelalaian atau delik culpa," jelasnya.

"Apakah prosedur penyimpanan senpi sudah dipenuhi, jika benar demikian tidak bisa juga disebut kelalaian, berarti murni musibah," imbuhnya.

Kronologi Anak Buya Arrazy Tertembak

Kasat Reskrim Polres Tuban AKP M Gananta membenarkan bahwa pemilik senpi yang menewaskan balita putra Buya Arrazy memang merupakan anggota Polri. "Iya itu anggota Mabes Polri," katanya ketika dihubungi detikJatim, Rabu (22/6).

Mengenai pertanyaan apakah anggota Polri itu memang ditugaskan untuk mengawal Buya Arrazy saat berada di rumah mertuanya di Desa Palang, Kecamatan Palang, Tuban, Gananta tidak berani membenarkan.

"Penugasan itu khusus dan sifatnya sangat rahasia. Kami tidak mendapatkan informasi mengenai itu," ujarnya.

Selengkapnya pada halaman berikut.

Simak juga 'Momen Warga Tolong Bayi dan Pemotor yang Jatuh di Jembatan Bagbagan':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT