ADVERTISEMENT

Eks Direktur PNRI Didakwa Korupsi e-KTP Bersama Setya Novanto dkk

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 23 Jun 2022 21:07 WIB
Sidang mantan Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik (PNRI) Isnu Edhi Wijaya
Sidang mantan Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik (PNRI) Isnu Edhi Wijaya (Zunita/detikcom)

Selepas sidang, pengacara Isnu Edhy, Endar Sumarsono, mengatakan kliennya siap membantu pihak KPK agar sidang berjalan lancar. Dia juga mengatakan kliennya akan bersikap kooperatif.

"Klien kami sangat kooperatif sejak penyidikan di KPK di mana klien kami selalu hadir dalam setiap panggilan pemeriksaan yang selalu dilakukan di KPK, dan klien kami Pak Isnu siap untuk membantu proses penegakan hukum ini berjalan secara lancar berdasarkan fakta seperti sidang-sidang sebelumnya," kata Endar seusai sidang.

Endar mengatakan kliennya tidak menerima uang. Dia juga mengatakan kliennya tidak berhak mengintervensi anggota konsorsium PNRI.

"Dan juga dalam dakwaan jaksa di mana Pak Isnu ini tidak termasuk terima uang. Jadi beliau tidak menerima uang dan tidak memberikan gratifikasi. Perlu kami sampaikan juga bahwa posisi Pak Isnu di dalam konsorsium PNRI ini menjadi ketua konsorsium tidak mempunyai kekuatan mengatur atau mengintervensi anggota konsorsium yang lain, di mana masing-masing anggota konsorsium berdasarkan perjanjian konsorsium yang dibuat kelima anggota konsorsium itu disebutkan bahwa tidak dapat saling mengintervensi," jelas Endar.

Endar juga menyebut kliennya sudah pensiun sejak 2013. Meski begitu, dia menyatakan siap membuka fakta di sidang nanti.


(zap/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT