ADVERTISEMENT

Tim Peneliti 'PK Sidang Etik Brotoseno' Dibentuk, Ini Susunannya

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 14:29 WIB
Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo (dok. Propam Polri)
Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo (dok. Propam Polri)
Jakarta -

Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo mengatakan pihaknya telah membentuk tim peneliti untuk melakukan peninjauan kembali (PK) atas putusan sidang etik AKBP Brotoseno. Hal ini dilakukan sesuai dengan surat perintah Kapolri yang baru saja keluar.

Adapun surat perintah Kapolri itu tercantum pada Nomor SPRIN/1426/VI/RES/1.24/2022 tertanggal 22 Juni 2022. Tim peneliti terdiri atas 12 personel dan diketuai oleh Inspektur Wilayah V Itwasum Polri Brigjen Hotman Simatupang.

"Tim peneliti berjumlah 12 personil yang terdiri dari personel Inspektorat Umum Polri, personel SDM Polri, personel DivPropam Polri, personel Divkum Polri, dan diketuai oleh Inspektur Wilayah V Itwasum Polri Brigjen Hotman Simatupang," kata Sambo dalam keterangan tertulis, Rabu (22/6/2022).

Sambo mengatakan tim peneliti nantinya akan bekerja dalam 14 hari kerja terhitung sejak surat perintah tersebut dikeluarkan. Nantinya tim peneliti akan melaporkan hasil penelitian kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mempertimbangkan dalam membentuk komisi kode etik PK (KKEP PK).

"Tim peneliti dimaksud bekerja dalam jangka waktu paling lama 14 (empat belas) hari sejak Surat Perintah Kapolri diterbitkan. Tim peneliti akan melaporkan hasil penelitian dengan memberikan saran dan pertimbangan kepada Kapolri untuk membentuk komisi kode etik peninjauan kembali (KKEP PK)," katanya.

Sebelumnya, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo mengatakan Kapolri bakal membentuk tim peneliti untuk menentukan peninjauan kembali (PK) sidang etik AKBP Brotoseno. Hal ini menyusul Perpol 7 yang telah diresmikan.

"Jadi mekanisme di Pasal 83 Perpol 7/2022 ini adalah Bapak Kapolri diberi kewenangan untuk membentuk tim peneliti terkait dengan putusan kode etik dan komisi banding yang ada kekeliruan kemudian ada alat bukti yang belum disampaikan pada komisi kode etik maupun komisi kode etik banding," kata Sambo kepada wartawan saat ditanyai perkembangan PK putusan sidang AKBP Brotoseno, Senin (20/6).

Sambo mengatakan komisi kode etik peninjauan kembali (PK) ini juga bisa diterapkan kepada perkara-perkara yang telah diputuskan selama 3 tahun belakangan ini.

"Kemudian juga, komisi kode etik peninjauan kembali ini bisa melakukan peninjauan kembali terhadap perkara-perkara yang sudah putus 3 tahun sebelum pelaksanaan pengesahan dari Perpol 7/2022 ini," katanya.

Simak video 'Kapolri Segera Tindak Lanjuti PK Brotoseno Dalam Waktu Dekat':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/knv)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT