Awal Mula Polemik RW di Jakbar Larang Warga Beri Makan Kucing Liar

ADVERTISEMENT

Awal Mula Polemik RW di Jakbar Larang Warga Beri Makan Kucing Liar

Antara News - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 14:18 WIB
Sudin KPKP menertibkan 43 kucing liar di Rusun Petamburan, Jakarta. 7 Ekor di antaranya milik Mama Ciko, yang telah memelihara kucing sejak 20 tahun silam.
Ilustrasi kucing. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Upaya Mediasi

Saumun melanjutkan polemik ini akan dibahas bersama dalam forum mediasi. Pihak komunitas kucing, Lurah Kedoya Utara, petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakbar, serta warga dijadwalkan akan melakukan mediasi pada Jumat (24/6) nanti.

"Akan ada mediasi antara lurah, Kasatpel KPKP, pihak komunitas dan warga pada Jumat di kantor lurah," kata Saumun.

Saumun berharap mediasi ini bisa menghasilkan solusi yang baik untuk pihak warga maupun komunitas pecinta kucing.

Viral Larangan Memberi Makan Kucing Liar

Surat edaran berisi larangan memberi makanan kepada kucing liar viral di medsos. Surat edaran itu diterbitkan Pengurus RW 03 kompleks Green Garden, Jakbar.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa larangan memberi makan kucing liar diterbitkan berdasarkan warga yang terganggu banyaknya kucing liar di kompleks tersebut. Disebutkan juga, keberadaan kucing-kucing liar itu karena ada oknum warga yang setiap hari memberi makanan.

"Menindaklanjuti keluhan dan laporan dari warga RW O3 Green Garden dengan banyaknya kucing-kucing liar yang sangat mengganggu khususnya di wilayah blok A dan mungkin juga di wilayah lainnya," demikian isi surat tersebut.

Berikut ini empat poin solusi yang ditawarkan dalam surat tersebut:

1. Warga dapat menegur/melarang/menghentikan langsung perbuatan si pemberi makan kucing tersebut untuk tidak boleh lagi memberi makan kepada kucing-kucing liar yang berada di jalan-jalan.

2. Merekam/memfoto oknum tersebut sebagai bukti untuk laporan/tindakan kami lebih lanjut.

3. Berkoordinasi dengan petugas keamanan untuk melarang /menyita/merampas makanan yang akan diberikan kepada kucing-kucing liar tersebut.

4. Mendatangi rumah oknum warga tersebut bersama dengan Aparat Keamanan/Satpol PP untuk diberi teguran langsung.


(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT