Larangan Beri Makan Kucing Liar di Jakbar Bikin Lurah Turun Tangan

ADVERTISEMENT

Larangan Beri Makan Kucing Liar di Jakbar Bikin Lurah Turun Tangan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 07:48 WIB
Jasa penitipan hewan laris manis menjelang mudik lebaran. Sebagian besar masyarakat tidak ingin hewan peliharaannya telantar saat ditinggal pulang kampung.
Ilustrasi kucing (dok detikcom)
Jakarta -

Surat edaran yang melarang warga di Jakarta Barat (Jakbar) untuk memberi makan kucing liar jadi sorotan. Lurah setempat pun turun tangan.

Lurah Kedoya Utara, Tubagus Masarul Iman, ingin memastikan informasi tersebut. Surat edaran larangan memberi makan kucing liar itu disebut dikeluarkan pengurus RW 03 Kompleks Green Garden.

Tubagus ingin pihaknya memberi solusi atas polemik yang ramai dibahas di media sosial (medsos) tersebut.

"Saya akan undang ke kelurahan untuk mencari solusinya," kata Tubagus saat dikonfirmasi, Selasa (21/6/2022).

Dia mengatakan pihak Kelurahan Kedoya Utara sudah menelusuri kabar beredarnya larangan memberi makan kucing liar itu ke lapangan. Dia mengatakan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat juga turut memberi perhatian atas polemik itu.

"Kemarin sudah dimonitor ke lokasi oleh Sudin KPKP Jakarta Barat," jelasnya.

Dia juga membenarkan surat itu diterbitkan pengurus RW 03 di Kompleks Green Garden. Larangan itu disebut dibuat karena pengurus RW menerima aduan warga yang terganggu dengan keberadaan kucing liar di sekitar kompleksnya.

Surat edaran larangan memberi makan kucing liar di JakbarSurat edaran larangan memberi makan kucing liar di Jakbar (dok.istimewa)

"Alasannya aduan dari warga sekitar karena lingkungan jadi kotor saat makanan yang diberikan ke kucing tidak habis, atau sisa juga adanya kotoran kucing di sekitar lokasi dan muntahan kucing," ujarnya.

Viral Larangan Memberi Makan Kucing Liar

Surat edaran berisi larangan memberi makanan kepada kucing liar viral di medsos. Surat edaran itu diterbitkan Pengurus RW 03 Kompleks Green Garden, Jakarta Barat.

Surat tersebut beredar melalui pesan berantai. Dalam surat itu dijelaskan bahwa larangan memberi makan kucing liar diterbitkan berdasarkan warga yang terganggu banyaknya kucing liar di kompleks tersebut.

Disebutkan juga, keberadaan kucing-kucing liar itu karena ada oknum warga yang setiap hari memberi makanan.

Simak isi surat edaran larangan memberi makan kucing liar di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Anak Kucing Diadu Dengan Ular di Jakbar, Pelaku Ngaku Salah':

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT