ADVERTISEMENT

Diperiksa Lagi, Ivan Gunawan Serahkan Dokumen Terkait DNA Pro ke Polisi

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 13:35 WIB
Ivan Gunawan di Bareskrim
Ivan Gunawan ke Bareskrim (Hanif/detikHOT)
Jakarta -

Bareskrim Polri kembali memeriksa Ivan Gunawan sebagai saksi kasus trading DNA Pro. Kali ini Ivan menyerahkan sejumlah dokumen terkait perkara.

Ivan Gunawan diperiksa selama satu jam oleh penyidik Dittipedksus Bareskrim. Dia didampingi pengacaranya, Sandy Arifin.

"Hanya memberi keterangan saja, ada beberapa dokumen," kata Sandy saat keluar gedung Bareskrim Polri, Rabu (22/6/2022).

Sandy tak menjelaskan detail dokumen apa yang diserahkan Ivan. Dia juga tak menjelaskan detail materi pemeriksaan kali ini.

"Klien kami sudah menjalani proses pemeriksaan ada beberapa tambahan yang sudah dijawab dan tadi sudah dijelaskan kepada pihak penyidik, hanya itu saja, ada beberapa pertanyaan, hanya itu saja," katanya.

Ivan Gunawan telah menyerahkan Rp 921 juta karena menjadi brand ambassador DNA Pro. "Nggak, nggak ada (yang diserahkan lagi), kan sudah semua," katanya.

Ivan sebelumnya pernah diperiksa terkait DNA Pro pada Kamis (14/4). Dia mengaku hanya merupakan brand ambassador DNA Pro.

"Oke, jadi hari ini saya memenuhi panggilan Bareskrim Polri dalam permasalahan sangkutan saya bersama dengan masalah DNA Pro," kata Ivan saat keluar dari gedung Bareskrim Polri, Kamis (14/4).

"Bahwa hubungan saya dengan DNA Pro selama ini adalah saya hanya sebagai ambassador yang awalnya dikontrak selama 3 bulan untuk postingan IG dan juga IG, baik feed maupun story," tambahnya.

Bareskrim Polri sendiri terus mengusut kasus robot trading DNA Pro Akademi. Total, ada 14 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan tiga orang di antaranya buron.

"Ada 11 tersangka, dan 3 tersangka masih dalam pencarian yang diduga ada di luar negeri," kata Dittipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/5).

Whisnu mengatakan modus yang dilakukan para tersangka adalah menggunakan skema Ponzi. Dia mengatakan keuntungan yang dijadikan iming-iming pelaku adalah palsu.

"Di sini saya sampaikan bahwa DNA Pro ini suatu kegiatan yang kami duga robot trading dengan metode Ponzi. Kita lihat bahwa keuntungan yang didapat member sebenarnya keuntungan yang pura-pura, manipulatif," kata Whisnu.

Simak video 'Ivan Gunawan Kembali Datangi Bareskrim, Ada Apa?':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT