ADVERTISEMENT

Ketua NasDem Anggap Mahathir Bicara Masa Lalu soal Malaysia Harus Klaim Kepri

Mochamad Zhacky - detikNews
Selasa, 21 Jun 2022 21:17 WIB
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, sekaligus Ketua Bidang Hubungan Internasional DPP NasDem, Martin Manurung.
Ketua Bidang Hubungan Internasional DPP NasDem, Martin Manurung. (Foto: nasdem.id)
Jakarta -

Ketua DPP NasDem Martin Manurung turut merespons pernyataan Mahathir Mohamad soal Malaysia mengklaim Kepulauan Riau. Martin menganggap eks Perdana Menteri (PM) Malaysia itu sedang berbicara tentang masa lalu.

"Karena beliau hadir di rakernas (Rakernas NasDem 2022), itu kan juga harus related (berkaitan). Kalau saya baca, dengar pernyataan beliau, itu kan bicara masa lalu. Kalau masa lalu kan betul, bahkan kita juga konfrontasi kan," kata Martin kepada wartawan, Selasa (21/6/2022).

Ketua Bidang Hubungan Internasional DPP NasDem itu juga meyebut Mahathir sempat berbicara tentang hal serupa saat hadir di Rakernas NasDem pekan lalu. Menurut Martin, saat itu Mahathir mengakui wilayah-wilayah kedaulatan Indonesia.

"Tapi waktu di Rakernas kemarin itu jelas kok, sekarang sudah tidak (bisa diklaim). Memang, kalau bicara rumpun, itu serumpun. Tapi kan sekarang sudah milik Indonesia," sebutnya.

Martin menilai pernyataan Mahathir soal Malaysia harus mengklaim Kepri tak perlu diperdebatkan lagi. Dia mengimbau semua pihak agar menyikapi pernyataan Mahathir dengan kepala dingin.

"Jadi, menurut saya, tak ada yang perlu dikonfrontasi lagi. Kayak Amerika dengan Inggris kan dulu juga begitu, sekarang sudah tidak," ucapnya.

Mahathir Mohamad sebelumnya melontarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut Malaysia seharusnya mengklaim Singapura dan Kepulauan Riau yang merupakan wilayah Republik Indonesia.

Seperti dilansir Straits Times, Selasa (21/6), Mahathir Mohamad juga menyatakan Singapura sebelumnya dikuasai oleh Johor dan wilayah Johor seharusnya menuntut agar Singapura dikembalikan kepadanya dan kepada Malaysia.

Dalam pidatonya, Mahathir juga menyatakan bahwa pemerintah Malaysia menganggap lebih berharga untuk memenangkan kendali atas Pulau Sipadan dan Ligitan di Borneo saat melawan Indonesia di Mahkamah Internasional (ICJ), sembari menyerahkan Pedra Branca ke Singapura.

"Kita seharusnya menuntut tidak hanya Pedra Branc, atau Pulau Batu Puteh, untuk dikembalikan kepada kita, kita seharusnya juga menuntut Singapura juga Kepulauan Riau, karena itu Tanah Melayu," cetusnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Simak Video: Mahathir Minta Malaysia Klaim Kepulauan Riau dan Singapura!

[Gambas:Video 20detik]




(zak/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT