ADVERTISEMENT

Setahun Seteru Bambang Pacul vs Ganjar Pranowo Berujung Salam Komando

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 21 Jun 2022 14:27 WIB
Jakarta -

Hubungan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Bambang Wuryanto dan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, dalam kurun waktu kurang lebih setahun belakangan, pasang surut menjelang Pilpres 2024. Terbaru, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul salam komando dengan Ganjar Pranowo.

Berdasarkan catatan detikcom, Selasa (21/6/2022), Bambang Pacul dan Ganjar Pranowo melakukan salam komando saat menghadiri Rakernas II PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Berikut perjalanan pasang surut hubungan Bambang Pacul dan Ganjar Pranowo:

Tak Diundang Acara Puan Maharani

DPD PDIP Jawa Tengah mengakui Ganjar Pranowo tidak diundang saat Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan arahan untuk kader. Padahal acara tersebut dihadiri kepala daerah se-Jateng dari PDIP.

"Tidak diundang! (Ganjar) wis kemajon (kelewatan). Yen kowe pinter, aja keminter (kalau kamu pintar, jangan bersikap sok pintar)," kata Bambang Pacul di Panti Marhaen Kota Semarang, Sabtu (23/5/2021).

Ganjar Pranowo yang merupakan kader PDIP mengakui dirinya tidak diundang dalam acara partainya di Semarang. Ganjar hanya menjawab singkat ketika ditanya terkait dirinya yang tidak diundang di acara itu. Dia hanya membenarkan. "Iya (tidak diundang)," jawab Ganjar singkat lewat aplikasi percakapan kepada detikcom, Minggu (23/5/2021).

'Jangan Pojokkan Megawati'

Bambang Pacul memberi pesan kultur Jawa kepada Ganjar jika bisa berlari cepat jangan mendahului Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Cuma saya, Ganjar, ini kan sama-sama orang Jawa, orang Jawa itu yo kudu ngerti karakter Jowo, gitu loh," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP, Bambang Wuryanto kepada wartawan, Senin (24/5/2021).

Pesan kultur Jawa ini, menurut Bambang Wuryanto, juga pernah diungkap oleh Presiden Jokowi. Pesan itu yakni Ganjar jangan mendahului keputusan Megawati.

"Karakter Jowo itu opo? Karakter Jowo itu lak seperti Presiden Pak Jokowi bilang itu loh, kalau bicara lari cepat ojok disik'i. Yen kowe pinter, ojok minteri," ujar pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini.

"Yen kowe iso cepet, ojok ndisik'i. Yen kowe sakti, ojok mateni. Itu kultur jawa kita," imbuhnya.

Pasukan Medsos

Bambang Pacul juga mengungkap adanya isu Ganjar telah membangun pasukan di media sosial. Pasukan itu, kata dia, ditugaskan untuk menggaungkan pencapresan Ganjar di Pilpres 2024 dan meningkatkan elektabilitasnya.

"Di dalam persepsi kita semua, Ganjar racing jadi presiden. Dia orang PDIP yang racing jadi calon presiden dengan membangun pasukannya di medsos. Kemudian dari pasukan itu kemudian nanti akan keluar elektabilitas. Dia berharap kalau elektabilitasnya tinggi, dia nanti akan mendapat rekom menjadi capres. Itu konstruksi dasarnya kan begitu," kata Bambang, Minggu (23/5/2021).

Ganjar Pranowo kemudian menanggapi tudingan soal pasukan di media sosial demi maju Pilpres 2024. Ganjar mengaku bukan baru-baru saja bermedia sosial.

"Saya kan bermedsos sudah cukup lama sejak (masih menjabat) DPR," jawab Ganjar singkat sembari masuk ke ruang transit Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (24/5/2021).

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT