ADVERTISEMENT

488 Sapi di Rumah Potong Hewan Kota Bogor Suspek PMK, 1 Ekor Mati

M Solihin - detikNews
Selasa, 21 Jun 2022 11:17 WIB
Sapi di rumah potong hewan Kota Bogor
Sapi di rumah potong hewan Kota Bogor (Foto: M Solihin/detikcom)
Bogor -

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan ada 488 ekor sapi di rumah potong hewan (RPH) Bubulak, Kota Bogor, Jawa Barat, dinyatakan suspek penyakit mulut dan kaki (PMK). Selain itu, ada 54 ekor sapi yang bergejala PMK dan 1 ekor sapi mati karena PMK.

"Ada 488 (ekor) yang sedang recover, berproses menuju pulih menuju normal, semua suspek (PMK). Kemudian ada 1 sapi mati dan sapi yang bergejala 54 (ekor)," kata Bima kepada wartawan, Selasa (21/6/2022).

Bima bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro dan Dandim 0621 Kota Bogor Letkol Inf Ali Ikhwan mengunjungi Rumah Potong Hewan (RPH) Bubulak, Kota Bogor, Selasa (21/6/2022) pagi ini. Kedatangan ketiganya itu untuk mengetahui secara langsung kondisi hewan ternak sapi dan kambing di tengah wabah PMK.

Bima menyebut Pemkot Bogor telah membuat kebijakan untuk menutup akses keluar-masuk hewan ternak dan hewan kurban hingga 29 Juni mendatang. Hal ini, kata Bima, sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus PMK.

"Kami sudah mengambil kebijakan menutup arus keluar-masuk hewan ternak ini sampai 29 Juni. Setelah itu boleh, tetapi kita awasi terus di wilayah supaya tidak terjadi penjualan yang tidak bisa dimonitor. Langkah berikutnya kami akan berikan vitamin, suplay obat-obatan untuk hewan-hewan ini," ucap Bima.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan memonitor semua pusat penjualan hewan kurban dan ternak di Kota Bogor. Petugas akan memberikan edukasi agar tidak terjadi gejolak yang lebih luas di masyarakat.

"Kepolisian akan memonitor menjelang hari raya kurban semua pusatā€pusat penjualan hewan ternak sapi kambing akan dimonitor oleh jajaran Polsek. Termasuk kami mengedukasi kepada masyarakat agar tidak terjadi gejolak. Kami juga tentunya akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan upaya-upaya agar situasi hingga hari raya kurban nanti tertib dan normal," ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperpanjang masa penutupan pasar hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Bogor. Perpanjangan ini berkaitan dengan bertambahnya jumlah sapi yang diduga terpapar penyakit mulut dan kaki (PMK).

"(RPH) masih kita tutup. Ya (karena) ada sapi yang terkena PMK, bertambah," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Anas S Raswan kepada wartawan, Selasa (14/6).

Simak juga 'Wabah PMK di Lumajang Memprihatinkan, Sudah 5.000 Sapi Terjangkit':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT