ADVERTISEMENT

PBNU Akan Beri Bantuan Hukum untuk Mardani Maming Tersangka KPK

M Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 20 Jun 2022 21:27 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (kiri) (M Hanafi Aryan/detikcom)
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (kiri) (M Hanafi Aryan/detikcom)

Mardani Maming Jadi Tersangka KPK

Diketahui, pihak Imigrasi mencegah Bendahara Umum (Bendum) PBNU Mardani H Maming untuk bepergian ke luar negeri. Dia disebut-sebut telah menjadi tersangka.

"Betul (pencekalan Mardani H Maming) berlaku sejak 16 Juni 2022 sampai dengan 16 Desember 2022," kata Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi Achmad Nur Saleh saat dimintai konfirmasi, Senin (20/6).

"(Berstatus) tersangka," sambungnya.

Selanjutnya, Maming akan dicegah untuk bepergian selama enam bulan ke depan.

Diketahui, Mardani Maming sebelumnya sempat diperiksa KPK pada Kamis (2/6). Dia dikonfirmasi terkait permasalahan dengan pemilik PT Jhonlin Group Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengaku perkara yang berkaitan dengan Mardani Maming sudah sampai di tahap penyidikan. Namun, KPK belum mau membeberkan nama tersangkanya.

"Cuma memang secara resmi belum kita umumkan karena seperti yang kawan-kawan tahu kita akan mengumumkan ketika sudah ada upaya paksa penahanan, tujuannya apa? Untuk memberikan kepastian kepada para tersangka," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, kepada wartawan, Senin (20/6).


(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT