ADVERTISEMENT

Kata Polisi soal Dugaan Wanita di Apartemen Jaksel Tewas Usai Disuntik Filler

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 20 Jun 2022 16:49 WIB
Ilustrasi garis polisi
Ilustrasi garis polisi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Seorang mahasiswi berinisial I (22), yang jasadnya ditemukan di salah satu apartemen di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel), disebut tewas setelah disuntik filler. Apa kata polisi?

"Iya, berdasarkan hasil autopsi, ada gangguan jaringan. Nah, gangguan jaringan ini tentunya dokter yang mungkin akan menjelaskan penyebabnya kenapa," kata Kapolres Metro Jaksel Kombes Budhi Herdi Susianto kepada wartawan, Senin (20/6/2022).

Budhi menduga penyebab korban tewas adalah terdapat gangguan jaringan pada bagian bokong. Dia menyebut hal itu dikarenakan adanya benda yang masuk ke dalam bokong korban.

"Nah, yang jelas, kesimpulan yang disampaikan kepada kami diduga penyebab matinya ada gangguan jaringan yang disebabkan oleh masuknya benda ke dalam di bokong korban," katanya.

Transpuan LL Jadi Tersangka

Sebelumnya, polisi meningkatkan status transpuan berinisial LL yang sempat diamankan terkait kematian mahasiswi I. Transpuan LL ditetapkan sebagai tersangka.

"Baru satu orang ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (15/6).

Tersangka LL merupakan transpuan yang telah ditangkap polisi pada Kamis (9/6). Zulpan belum membeberkan peran dari LL hingga ditetapkan sebagai tersangka. Dia menyebut proses penyelidikan kasus itu masih berlangsung.

"Biar nanti (Polres) Jakarta Selatan yang jelaskan. Yang jelas sudah satu tersangka," katanya.

(mei/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT