ADVERTISEMENT

Dapat Dividen Rp 60 M, Pemprov DKI Tetap Jual Saham Anker Bir?

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 20:06 WIB
Gedung Balai Kota DKI Jakarta
Gedung Balai Kota DKI Jakarta (detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menerima dividen dari Delta Djakarta Tbk (DLTA) sebesar Rp 60 miliar. Meski mendatangkan dividen besar, Pemprov DKI berencana menjual saham di perusahaan yang memproduksi Anker Bir itu. Apa alasannya?

"Itu kan terkait janji Anies Sandi dulu yang akan melepas," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2022).

Riza menyebut hal itu berkaitan dengan realisasi janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno pada 2017. Meski begitu. prosesnya masih tersendat di DPRD DKI.

"Kita masih masih diskusikan lagi dengan DPRD," ujarnya.

Di sisi lain, Riza mengakui pihaknya telah menerima laporan penerimaan dividen tahun 2021. Dia berharap perusahaan itu bisa berjalan sesuai prinsip-prinsip usaha baik.

"Dapat laporan ada dividen sebesar Rp 60 miliar lebih ya. Kita tentu berharap PT Delta bisa berjalan dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip usaha yang baik. Memang sampai saat ini, kita kan masih punya saham di situ," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI adalah salah satu pemegang saham terbesar dari perusahaan yang memproduksi Anker bir itu.

"Saya datang ke RUPS kemarin. Sekitar Rp 60 miliar," kata Plt Kepala BP BUMD Budi Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2022).

Budi mengatakan keputusan pembagian saham itu berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis kemarin. Adapun perolehan dividen saat ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

"Lebih tinggi. Teman-teman di Delta itu dia tidak pernah minta PMD dan tiap tahun selalu berikan dividen. Dia selalu ngasih dividen," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta terus berkomunikasi dengan DPRD demi melepas saham Anker Bir, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan banyak pihak yang berminat membeli saham bir milik Pemprov tersebut.

"Kami percaya pimpinan DPRD, pimpinan komisi, anggota, seluruhnya akan membahasnya bersama-sama dan mencarikan solusi yang terbaik terkait PT Delta yang memang sudah menjadi visi-misi daripada Anies-Sandi ketika itu akan menjual saham PT Delta. Dan banyak sebetulnya yang mengantre, banyak sebetulnya yang mengantre ingin beli," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/3).

Namun Riza tidak memerinci lebih lanjut siapa pihak yang mengantre membeli saham produsen bir Anker tersebut. Yang jelas, Pemprov DKI Jakarta masih menunggu persetujuan dari DPRD.

"Jadi kami serahkan kebijaksanaan kepada pimpinan, anggota DPRD yang saya kira sangat mengerti dan bijaksana bagaimana mencari solusi terkait masalah saham PT Delta," ujarnya.

Pemprov DKI sendiri telah empat kali bersurat ke DPRD terkait penjualan saham bir di PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Surat terakhir dikirimkan pada 4 Maret 2021.

Pemprov DKI Jakarta masih menggenggam 26,25 persen saham di perusahaan tersebut. Posisi kepemilikan saham lainnya diisi oleh San Miguel Malaysia 58,33 persen dan sisanya milik masyarakat luas.

Lihat juga video 'MUI Buka Suara soal Iklan 'Beli Bir Gratis Tiket Formula E'':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT