Komisi B DPRD DKI Cecar soal Penjualan Saham Anker Bir Pemprov ke PT Delta

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 14:35 WIB
saham anker bir
Ilustrasi Bir Anker (Zaki Alfarabi/detikcom)
Jakarta -

Komisi B DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja (kunker) ke PT Delta Djakarta di Bekasi Timur, Jawa Barat. Salah satu agenda kunjungan membahas soal penjualan saham Anker bir milik Pemprov DKI Jakarta.

Anggota Komisi B DPRD DKI, Hasan Basri, awalnya mendengarkan pemaparan PT Delta Djakarta mengenai laba perusahaan bir Pemprov DKI. Diketahui, setiap tahunnya Pemprov DKI mendapat keuntungan hingga ratusan miliar atas kepemilikan saham bir Delta.

"Kita ingin tahu saham pemda yang ada di sini yang 26,25% itu hasilnya seperti apa. Tapi ternyata tadi diperoleh untuk tahun 2019 itu hasil bersih Rp 317 miliar. Pemda itu dapat Rp 100 miliar. 2020 itu hasilnya sekitar Rp 260 miliar, pemda dapat Rp 81,7 miliar," kata Hasan di PT Delta Djakarta, Jl Inspeksi Tarum Barat, Bekasi Timur, Jawa Barat, Rabu (5/5/2021).

Kemudian, Hasan mempertanyakan kesanggupan Pemprov DKI melakukan pengembalian modal jika jadi menjual saham. Sebab, dia menilai Pemprov tak memiliki anggaran untuk melakukan hal ini.

"Kita maksudnya cari celah kalau seandainya kita dukung, mereka sanggup payback ambil saham ini apa enggak. Ternyata mereka belum sanggup. Kita belum punya anggaran untuk mengambil lembar saham ini," ucapnya.

Ditemui seusai rapat, Marketing & Independent Director of PT Delta Djakarta Ronny Titiheruw enggan berkomentar lebih lanjut mengenai wacana penjualan saham bir milik Pemprov DKI ini. Menurutnya, hal tersebut merupakan hak prerogatif yang dimiliki Pemprov DKI selaku pemegang saham.

"Saya no comment. Itu adalah hak prerogatif Pemprov DKI. Selaku pemegang saham, saya belum bisa comment," tegasnya.

"Sampai sejauh ini kita belum menerima komunikasi resmi dari Pemprov DKI Jakarta mengenai wacana pelepasan saham ini," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta terus berkomunikasi dengan DPRD demi melepas saham Anker bir PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan banyak pihak yang berminat membeli saham bir milik Pemprov tersebut.

"Kami percaya pimpinan DPRD, pimpinan komisi, anggota, seluruhnya akan membahasnya bersama-sama dan mencarikan solusi yang terbaik terkait PT Delta yang memang sudah menjadi visi-misi daripada Anies-Sandi ketika itu akan menjual saham PT Delta. Dan banyak sebetulnya yang mengantre, banyak sebetulnya yang mengantre ingin beli," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/3)

Saat ini Pemprov DKI tengah melengkapi kajian soal penjualan saham bir Anker sesuai dengan permintaan pimpinan DPRD. Selanjutnya mereka akan duduk bersama.

Sejauh ini, Pemprov DKI telah empat kali bersurat ke DPRD terkait penjualan saham bir di PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Surat terakhir dikirimkan pada 4 Maret 2021.

Pemprov DKI Jakarta masih menggenggam 26,25 persen saham di perusahaan tersebut. Posisi kepemilikan saham lainnya diisi oleh San Miguel Malaysia 58,33 persen dan sisanya milik masyarakat luas.

(maa/maa)