ADVERTISEMENT

Partai Buruh Jawab Tantangan Partai Garuda Realisasikan Mogok Nasional

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 13:45 WIB
Presiden Buruh Said Iqbal
Said Iqbal (Rizky/detikcom)
Jakarta -

Partai Garuda menantang Partai Buruh merealisasikan mogok nasional. Partai Buruh menegaskan tak ada politisasi terkait ancaman mogok tersebut.

Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal menegaskan mereka tidak mempolitisasi buruh. Said Iqbal menegaskan buruh tengah berjuang dengan kendaraan politik.

"Partai Buruh tidak sedang mempolitisasi buruh. Yang benar adalah para buruh dan kelas pekerja membangun sendiri alat perjuangan politiknya melalui Partai Buruh. Dan hal ini lazim di seluruh dunia, seperti di Inggris, Nordik, Australia, Jepang, Amerika, Brasil, Peru, dll," katanya.

Said Iqbal menyebut mogok nasional buruh bukan karena omongan seseorang, termasuk Teddy Gusnaidi. Dia menyebut suara Teddy tidak akan didengar buruh dan petani.

"Mogok nasional dilakukan bila omnibus law UU Cipta Kerja yang tidak berkompromi dengan buruh disahkan, bukan karena omongan Teddy, yang tidak akan pernah didengar para buruh karena dia tidak mengerti tentang buruh," ujarnya.

Tudingan Politisasi Buruh

Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi menuding Partai Buruh mempolitisasi buruh. Dia menantang ancaman mogok nasional yang dilontarkan Partai Buruh direalisasikan.

"Saya malah senang dan menantang para buruh yang menjadi pengikut organisasi buruh dan Partai Buruh untuk merealisasikan hal itu. Jangan hanya bacot gede nyalinya nggak ada," kata Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi dalam keterangannya, Jumat (17/6/2022).

Teddy menyerukan agar pengusaha tak segan memberhentikan buruh-buruh yang ikut mogok. Dia menyarankan para pengusaha menyiapkan lowongan kerja baru.

"Saya serukan ini waktunya para pengusaha untuk bersih-bersih, siap-siap membuka lowongan kerja, mengganti buruh yang mau kerja saja. Karena, ketika mereka melakukan mogok nasional, sesuai dengan aturan ketenagakerjaan, otomatis para buruh itu mengundurkan diri," imbuhnya.

Simak Video 'Tiga Juta Buruh Ancam Mogok Kerja 3 Hari 3 Malam!':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT