ADVERTISEMENT

Alasan Dharmapala Nusantara Tetap Akan Laporkan Roy Suryo ke Polisi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 12:12 WIB
Diskusi Polemik bertema
Roy Suryo (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Dharmapala Nusantara tetap akan mempolisikan Roy Suryo soal unggahan meme patung Buddha Candi Borobudur yang diedit mirip Presiden Joko Widodo. Apa alasannya?

"Kenapa melaporkan Bapak Roy Suryo atau pemilik akun dari KRMT Roy Suryo 2? Karena beliau termasuk bagian dari yang menyebarkan gambar yang berpotensi memecah belah dan membuat keresahan di masyarakat ini," kata Ketua Umum Dharmapala Nusantara, Kevin Wu, melalui akun Instagram Dharmapala Nusantara, Jumat (17/6/2022).

Kevin menjelaskan pelaporan ini dilakukan juga agar tercipta kejelasan hukum di Indonesia. Selain itu, untuk menjaga ketenteraman di Indonesia.

"Agar tercipta kejelasan hukum yang ada di Indonesia. Yang kedua menjaga ketenteraman karena telah terjadi keresahan dan potensi perpecahan di masyarakat. Oleh karena itu, kami melakukan inisiatif seperti itu," tuturnya.

Kevin juga menuturkan pelaporan ini dilakukan agar menjadi pembelajaran semua pihak. Dharmapala Nusantara, lanjutnya, juga meminta pihak kepolisian mengusut tuntas siap yang mengedit foto tersebut.

"Tentu kami juga akan meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas siapa pelaku-pelaku yang melakukan pengeditan ini. Saya rasa ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua agar tetap menjaga kerukunan, toleransi, dan saling menghormati di masyarakat," ungkap Kevin.

Lebih lanjut, Kevin Wu menilai diunggahnya meme patung Buddha Candi Borobudur yang diedit mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sengaja itu tidak patut dilakukan. Sebab, Presiden Jokowi merupakan kepala negara dan patung Buddha merupakan simbol suci.

"Wajah Pak Presiden, yang merupakan kepala negara, kita tentu hal ini tidak elok dan tidak baik. Kalau dimaksud berupa kritik, tentu ini tidak berhubungan dengan kritik yang dimaksud. Yang kedua, tentu hal ini menyinggung dari simbol agama yang diakui negara. Di mana simbol-simbol suci ini hendaknya tidak disandingkan atau tidak diedit dengan tujuan apalagi untuk menghina," papar dia.

Roy Suryo telah meminta maaf atas postingannya. Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Jokowi Kenalkan Mobil Resmi KTT G20, Roy Suryo: Jadi Sales, Pak?':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT