ADVERTISEMENT

Roy Suryo Bakal Dipolisikan soal Meme Candi Borobudur Mirip Jokowi

Wildan Noviansah - detikNews
Kamis, 16 Jun 2022 11:34 WIB
Eks Menpora Roy Suryo diperiksa sebagai saksi pelapor atas dugaan pencemaran nama baik. Roy Suryo turut memamerkan bukti cuitan Ferdinand Hutahaean.
Roy Suryo (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Roy Suryo bakal dilaporkan ke polisi buntut postingan meme patung Buddha di Candi Borobudur yang diedit mirip Presiden Jokowi. Roy Suryo dianggap telah melakukan penodaan terhadap umat Buddha karena ikut menyebarluaskan meme tersebut ke media sosial.

"Iya (akan dilaporkan) jam 1 (siang) besok. Yang akan kita laporkan itu ada dua pihak, yang pertama yang diduga mengedit lalu juga yang menyebarluaskan, pemilik akun @KRMTRoySuryo2 ," kata Ketua Umum Dharmapala Nusantara, Kevin Wu, saat dihubungi wartawan, Kamis (16/6/2022).

Roy Suryo sendiri telah menghapus postingan tersebut dan memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak berniat untuk menghina golongan tertentu. Akan tetapi, menutur Kevin, Roy Suryo sudah melakukan pelanggaran ketika menyebarluaskan kembali gambar yang sudah jelas bahwa itu adalah sebuah editan.

"Ketika beliau menyebarluaskan dengan itikad yang terkesan iktikadnya tidak baik, itu kan ada pelanggaran di sana. Lalu ketika dia juga mulai menyebut atau menyeret nama nama lain, itu kan hal yang berbeda. Jadi dua hal yang berbeda, bahwa ketika seseorang yang diduga melakukan pelanggaran hukum lalu dia katakan sebelumnya juga dia melakukan perlawanan hukum yang sama, itu kan gak bisa dibenarkan," jelasnya.

Kevin menambahkan perbuatan Roy Suryo telah melukai umat Buddha. Sebagai tokoh publik, Roy Suryo seharusnya memberikan contoh yang baik, bukan malah memperkeruh suasana bangsa.

"Beliau ini sudah pernah menjabat sebagai tokoh nasional sebagai menteri pemuda olahraga loh. Menteri kepemudaan, harusnya menjadi teladan menjadi contoh. Dan ini dengan dia melakukan yang kami umat Buddha merasa ini adalah penodaan. Ini kan tidak bisa dibenarkan dan kalau tokoh selevel dia melakukan itu dan dibiarkan, apa yang terjadi dengan bangsa ini," kata dia.

"Apalagi kalau dia memang bener pakar telematika, harusnya dia paham betul itu. Masa dia ikut memperkeruh suasana bangsa ini," tambahnya.

Umat Buddha mengajarkan cinta kasih dan tidak pernah melakukan reaksi berlebihan. Namun, kali ini, Dharmapala Nusantara merasa perlu melaporkan agar jadi pelajaran bagi semua pihak untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan agama.

"Apa yang kami lakukan ini bukan semata-mata untuk kepentingan umat Budha sebenarnya, tetapi menjadi pembelajaran bagi bangsa ini agar lebih menghormati. Apalagi menjelang tahun depan itu tahun politik, janganlah lagi kita menggunakan politik identitas agama, ini yang coba kami hindari. Terkait dengan pelaporan ini, itu lebih ke sana arah tujuannya," tuturnya.

Pelaporan Dharmapala Nusantara terhadap Roy Suryo ini diagendakan berlangsung Jumat (17/6) besok di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Baca di halaman selanjutnya: klarifikasi Roy Suryo.



Simak Video "Jokowi Kenalkan Mobil Resmi KTT G20, Roy Suryo: Jadi Sales Pak?"
[Gambas:Video 20detik]


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT