Ponpes Khilafatul Muslimin Bekasi Setop Kegiatan, Puluhan Santri Dipulangkan

ADVERTISEMENT

Ponpes Khilafatul Muslimin Bekasi Setop Kegiatan, Puluhan Santri Dipulangkan

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Kamis, 16 Jun 2022 20:47 WIB
Para santri Ponpes Ukhuwwah Islamiyyah dipulangkan, Kamis (16/6/2022) malam ini buntut adanya penolakan warga. Rata-rata usia anak-anak hingga remaja.
Para santri Ponpes Ukhuwwah Islamiyyah dipulangkan, Kamis (16/6/2022) malam ini buntut adanya penolakan warga. Rata-rata usia anak-anak hingga remaja. (Fakhri Fadlurrohman/detikcom)
Bekasi -

Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah yang dinaungi Khilafatul Muslimin di Pekayon, Bekasi, menghentikan kegiatannya malam ini. Puluhan santri pun dipulangkan.

Pantauan detikcom di lokasi, Jalan Kompleks Patal RT 08 RW 03, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kamis (16/6/2022), pukul 18.15 WIB, para santri satu per satu keluar dari Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah sambil membawa barang bawaannya.

Barang-barang para santri dikumpulkan di satu titik. Sementara pengurus mencabut spanduk hingga plang bertulisan 'Khilafatul Muslimin'.

Sekitar pukul 18.50 WIB, dua unit mobil Elf penjemput para santri datang ke depan pondok pesantren. Para santri pun segera memasukkan barang-barangnya ke dalam mobil.

Para santri itu rata-rata masih anak-anak hingga usia remaja. Mereka kemudian saling mengucapkan salam perpisahan satu sama lainnya.

Para santri Ponpes Ukhuwwah Islamiyyah dipulangkan, Kamis (16/6/2022) malam ini buntut adanya penolakan warga. Rata-rata usia anak-anak hingga remaja.Para santri Ponpes Ukhuwwah Islamiyyah dipulangkan, Kamis (16/6/2022) malam ini buntut adanya penolakan warga. Rata-rata usia anak-anak hingga remaja. (Fakhri Fadlurrohman/detikcom)

Ditolak Warga

Juru bicara Khilafatul Muslimin di Bekasi, Abu Salma alias Djhonny Pahamsah, mengatakan kegiatan di Ponpes Ukuwwah Islamiyah ini dihentikan menyusul adanya penolakan dari warga setempat. Abu Salma mengaku pihaknya juga dipanggil pihak kecamatan untuk membicarakan spanduk penolakan. Abu Salma mengatakan pihaknya akan kooperatif dan siap diedukasi.

"Pertama kita menghadiri undangan camat pukul 09.00 terkait dengan spanduk yang beredar tentang penolakan Khilafatul Muslimin di lingkungan kita, karena di media saya sampaikan bahwasanya saya kooperatif dan saya siap edukasi dan siap untuk diarahkan oleh apara,t maka disambut oleh pihak aparat diundang dan kami hadir alhamdulillah tadi," ujar Abu Salma kepada wartawan di lokasi, Kamis (16/6/2022).

Menurut Abu Salma, dalam pertemuan itu nantinya pihak kecamatan akan membantu untuk pengurusan legalitas Ponpes Ukhuwwah Islamiyyah. Karena hal itu, pihaknya menutup sementara ponpes dan mencabut spanduk dan pelang yang berkaitan dengan Khilafatul Muslimin.

"Hasil dari pertemuan musyawarah dengan pak camat bahwasanya yang pertama akan membantu melegalkan lebih sempurna, legalitas yang ada di pondok kami. Yang kedua pondok kita untuk sementara di off-kan, banner-banner dicabut itu atas dasar inisiatif saya juga walaupun ada arahan dari aparat," ucapnya.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya....

Simak Video: Pengurus Khilafatul Muslimin Diisi Eks Napiter JI hingga JAD

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT