ADVERTISEMENT

Developer Rusun City Garden Cengkareng Diminta Penuhi Janji Pasang PAM

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 15 Jun 2022 21:03 WIB
Rusunami City Garden, Cengkareng, Jakarta Barat, 19 Januari 2022. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Rusunami City Garden, Cengkareng, Jakarta Barat, 19 Januari 2022. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Jakarta -

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta telah menggelar rapat untuk mengatasi krisis air bersih selama 12 tahun yang dialami penghuni Rumah Susun Milik City Garden. Salah satu poin rapatnya adalah developer alias pengembang diminta memenuhi janjinya, yakni memasang instalasi pipa PAM di Rusun City Garden.

"Ada pertemuan yang difasilitasi dan dimediasi oleh Dinas Perumahan tanggal 10 Juni kemarin," kata perwakilan warga Rusun City Garden yang turut menghadiri pertemuan tersebut, Suherman, saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (15/6/2022).

Rapat tersebut adalah rapat monitoring pembentukan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (P3SRS) City Garden. Rusun City Garden beralamat di Cengkareng, Jakarta Barat. Rapat itu digelar di kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, dihadiri oleh perwakilan warga, perwakilan pengembang yakni PT Reka Rumanda Agung Abadi, dan perwakilan Dinas Perumahan.

Warga Rusun City Garden Cengkareng Jakbar, antre air bersih, 29 Maret 2022. (Dok Istimewa)Warga Rusun City Garden Cengkareng Jakbar, antre air bersih, 29 Maret 2022. (Dok. Istimewa)

Salah satu poin kesimpulan rapat adalah meminta pengembang (developer/pelaku pembangunan) memenuhi janji soal pemasangan air bersih, yakni instalasi pipa PAM di Rusun City Garden. Soalnya 12 tahun silam, pihak pengembang menjanjikan air air bersih PDAM dalam brosur dan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).

"Pelaku pembangunan berjanji mengupayakan menyelesaikan air bersih bersumber dari PDAM di City Garden sesuai janji dari awal pemasaran," demikian bunyi salah satu kesimpulan rapat.

Berikut ini adalah kesimpulan rapat, sebagaimana tercantum dalam berita acara rapat Dinas Perumahan:

I. Pelaku pembangunan berjanji:
1) Menyelesaikan 1 lift yang masih tidak beroperasi, dan memastikan bahwa keseluruhan lift akan memenuhi standar kelayakan keamanan. Masalah pendingin lift, akan diselesaikan paling lambat tanggal 11 Juni 2022.
2) Berkoordinasi dengan PLN mengenai masalah meteran listrik yang diduga menghitung argo lebih besar dari yang seharusnya.
3) Mengupayakan menyelesaikan air bersih bersumber dari PDAM di City Garden sesuai janji dari awal pemasaran.
4) Berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menentukan titik lokasi tempat penampungan sampah pusat yang ramah lingkungan, dan selanjutnya menyelesaikan pembangunannya.
5) Melaporkan kepada warga City Garden dalam catatan/laporan keuangan yang disampaikan paling sedikit sekali tiap bulan.
6) Apabila ada kendala teknis mengenai listrik pada unit Sarusun akan dibantu untuk diselesaikan.
7) Memperbaiki sistem penagihan IPL, Listrik, dan Air.
8) Melaporkan semua progres dari hal di atas pada pertemuan berikutnya.

II. Perwakilan warga City Garden berjanji:
1) Bahwa pengelolaan Rumah Susun City Garden dikembalikan kepada Pelaku Pembangunan sepanjang adanya keterbukaan Laporan Keuangan Pengelolaan.
2) Tidak membatasi dalam bentuk apapun akses ke area bersama. Kunci gembok akses ke area penting yang harus diamankan (seperti CCTV dan kelistrikan), harus dipegang oleh Pengelola.
3) Mengajak semua warga City Garden untuk membayar IPL, Listrik, dan Air kepada Pelaku Pembangunan selaku pengelola sementara Rumah Susun City Garden sepanjang adanya keterbukaan Laporan Keuangan Pengelolaan.

III. Pada pertemuan berikutnya akan diundang Dinas Tenaga Kerja dan Dinas PM PTSP mengenai kelayakan lift.

(dnu/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT