detikcom Do Your Magic

Sembari Cari Solusi Krisis Air Rusun City Garden, PAM Jaya Kirim Tangki

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Selasa, 24 Mei 2022 14:25 WIB
Rusunami City Garden, Cengkareng, Jakarta Barat, 19 Januari 2022. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Rusun City Garden, Cengkareng, Jakarta Barat, 19 Januari 2022. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Jakarta -

Ombudsman RI sudah memanggil pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menindaklanjuti aduan warga Rumah Susun City Garden yang mengalami krisis air. PAM Jaya selaku perusahaan BUMD penyedia air bersih menyatakan terus mencari solusi guna mengakhiri penderitaan warga City Garden.

"PAM JAYA terus berkoordinasi dengan Palyja dan pihak Pemprov DKI Jakarta untuk mencari solusi terbaik bagi permasalahan air di Rusun City Garden," kata Sekretaris PAM Jaya, Yudi Irawan, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/5/2022).

Saat ini, solusi memang masih diusahakan. Namun, untuk meringankan beban warga City Garden, PAM Jaya mengirimkan bantuan air bersih.

"Untuk membantu memenuhi kebutuhan air sementara bagi warga Rusunami City Garden, PAM Jaya mengirimkan bantuan berupa air tangki," kata Yudi Irawan.

Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya telah memanggil pihak Pemprov DKI, namun PAM Jaya mengaku belum dipanggil. Bila nantinya Ombudsman butuh keterangan, PAM Jaya siap memenuhi panggilan Ombudsman.

"Terkait pemanggilan Ombudsman yang dimaksud, sampai hari ini PAM Jaya belum menerima surat pemanggilannya. Namun, PAM Jaya siap jika memang terdapat pemanggilan dari Ombudsman," kata Yudi Irawan.

Warga Rusun City Garden Cengkareng Jakbar, antre air bersih, 29 Maret 2022. (Dok Istimewa)Warga Rusun City Garden Cengkareng Jakbar, antre air bersih, 29 Maret 2022. (Dok Istimewa)

Sebelumnya diberitakan, Ombudsman Jakarta Raya telah memanggil Pemprov DKI untuk menindaklanjuti aduan warga Rusun City Garden.

"Iya, sudah dipanggil pihak Pemprov DKI-nya, sudah diperiksa. Terus hasil sementaranya akan disampaikan kepada pelapor," kata Dedy saat dihubungi detikcom, Senin (23/5) kemarin. Di sisi lain, saat ini Ombudsman tengah menunggu tanggapan dari pelapor.

(azl/dnu)