ADVERTISEMENT

Tamu Vila yang Pukul Warga di Puncak Bogor Serahkan Diri ke Polisi

Muchamad Sholihin, Rizky Adha Mahendra - detikNews
Rabu, 15 Jun 2022 00:14 WIB
ilustrasi kejahatan kriminal perampokan pembunuhan pemerkosaan pencopetan
Ilustrasi kriminal (Andi Saputra).
Bogor -

Penyewa atau tamu vila di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor, memukuli warga lantaran tidak terima saat ditegur. Pelaku kini telah menyerahkan diri ke polisi.

"Sementara baru satu (orang), dibawa keluarga terduga, dianterin juga ke Polsek. Kemarin-kemarin kan kita nganter surat sama nungguin rumahnya juga, cuma kosong terus. Bukan kosong, tetap ke sana cuma persuasif terus lah saya," ujar Kapolsek Cisarua Kompol Supriyanto saat dihubungi wartawan, Selasa (14/6/2022).

Supriyanto mengatakan pelaku tersebut kooperatif. Saat ini pelaku masih dimintai keterangan polisi.

"Kooperatif kok dia," imbuhnya.

Viral di Media Sosial

Sebelumnya, sebuah video yang menayangkan aksi pemukulan sekelompok orang terhadap warga di Bogor, viral di media sosial. Pemukulan itu diketahui terjadi di kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Video itu awalnya menayangkan dua pria tengah terlibat cekcok mulut di dalam halaman rumah dengan posisi gerbang tertutup. Tidak lama kemudian, pria berkaus oranye membuka gerbang.

Seketika itu juga, masuk beberapa pria dan langsung menyerang pria berkaus oranye. Pria berkaus oranye itu langsung dipukuli oleh pria yang sebelum sempat cekcok mulut dengannya.

Dalam video itu juga tampak seorang pria berkaus biru nyaris menjadi sasaran pemukulan, namun sempat menghindar dan lari ke dalam rumah. Dalam video lainnya, tampak pemukulan terjadi hingga ke luar rumah.

Seorang pria dipukuli di pinggir jalan. Terdengar juga teriakan histeris seorang wanita karena ketakutan.

Tak Terima Ditegur Warga

Kapolsek Cisarua Kompol Supriyanto membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pemukulan tersebut terjadi karena penyewa atau tamu vila tidak terima saat ditegur warga.

"Kejadiannya benar, itu masalah pengunjung vila dengan tetangga vila gitu-lah. Jadi terganggu karena masih berkegiatan hingga malam hari, ada kegiatan atau suara berisik. Yang korbannya (korban pemukulan) itu ya warga, tetangganya itu," kata Supriyanto saat dimintai konfirmasi Minggu (5/6).

Simak juga 'Pengacara Ungkap Hasil Visum Iko Uwais, Ada Lebam di Rusuk-Tangan Kiri':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT