ADVERTISEMENT

MIND ID-Universitas Andalas Kerja Sama Kembangkan Community dan Society

Dea Duta Aulia - detikNews
Selasa, 14 Jun 2022 10:55 WIB
MIND ID-Universitas Andalas Kerja Sama Kembangkan Community dan Society
Foto: Dok. MIND ID
Jakarta -

Mining Industry Indonesia atau MIND ID bersama Universitas Andalas (Unand) menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta pengembangan di Bidang Pertambangan, Sosial dan Lingkungan. Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID Dany Amrul Ichdan dan Rektor Universitas Andalas Yuliandri di Padang, (13/6).

Dieketahui, MIND ID adalah BUMN Holding Industri Pertambangan yang beranggotakan PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), dan PT Timah Tbk.

"Penandatanganan MoU ini merupakan aksi dari komitmen dan tanggung jawab sesuai dengan noble purpose MIND ID yang bertujuan untuk kemakmuran dan kehidupan seluruh lapisan masyarakat, salah satunya dalam bidang inovasi guna mendukung Masa Depan Industri Pertambangan di Indonesia," ujar Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID Dany Amrul Ichdan dalam keterangan keterangan tertulis, Selasa (14/6/2022).

Dany Amrul Ichdan menjelaskan kerja sama tersebut selaras dengan program keberlanjutan Grup MIND ID yang focus pada enam pilar peta jalan keberlanjutan, salah satunya adalahnya Community and Society.

"MIND ID berharap MoU ini bisa menjadi akselerasi pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, sertifikasi, praktik kerja dan/atau pembelajaran untuk pengembangan kompetensi," katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Yuliandri mengatakan pihaknya terbuka untuk memberikan inovasi dalam bidang teknologi guna membantu industri dan masyarakat.

"Sebagai salah satu Universitas tertua di Pulau Sumatera, sejak tahun 1955, Universitas Andalas siap memberikan kontribusi positif berupa inovasi dan implementasi teknologi dan digitalisasi untuk berkontribusi bagi bangsa melalui riset-riset berdasarkan kebutuhan di industri dan masyarakat," tutup Yuliandri.

Simak juga 'Pabrik Alumunium di Medan ini Tidak Mengeluarkan Asap Limbah, Kok Bisa?':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT