ADVERTISEMENT

Sederet Program Grup MIND ID Tingkatkan Kualitas Pendidikan Masyarakat

Nada Zeitalini - detikNews
Selasa, 31 Mei 2022 16:41 WIB
MIND ID
Foto: Dok. MIND ID
Jakarta -

Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang Holding Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Adapun program yang dijalankan pada bidang pendidikan mulai dari beasiswa, peningkatan kapasitas guru, memperkuat akses pendidikan, hingga infrastruktur di sekitar wilayah operasional.

"Dalam pilar keberlanjutan MIND ID (Sustainability Pathway), bidang pendidikan merupakan salah satu aspek penting yang diperhatikan karena sejalan dengan pencapaian TPB 4 menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua. Grup MIND ID terus mengembangkan program bidang pendidikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional," ujar Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID Dany Amrul Ichdan dalam keterangan tertulis, Selasa (31/5/2022).

MIND ID yang beranggotakan PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), dan PT Timah Tbk optimis pertumbuhan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional Anggota MIND ID akan semakin membaik. Di tahun 2021 lalu, PT Aneka Tambang Tbk, (ANTAM) menyediakan akses pendidikan untuk masyarakat sekitar di seluruh unit bisnis, dengan target mulai dari jenjang pendidikan dasar (SD) hingga perguruan tinggi.

Kemudian pada PT Bukit Asam, sudah dilaksanakan Program Bidiksiba yang merupakan program beasiswa pendidikan sekitar Bukit Asam yang diberikan kepada siswa lulusan SLTA atau sederajat dari keluarga prasejahtera untuk dapat melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Sejak tahun 2010 hingga 2021 sudah ada 286 orang penerima program ini. Di antaranya 98 orang masih aktif berkuliah, 84 orang alumni telah mendapat pekerjaan di berbagai sektor usaha.

Kemudian Bukit Asam juga melaksanakan Program Ayo Sekolah yang menyalurkan 356 paket beasiswa untuk siswa kurang mampu. Terakhir ada pula Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) untuk meningkatkan kompetensi matematika guru sekolah dasar di wilayah Kabupaten Muara Enim yang telah dipilih oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim.

"Sampai dengan saat ini, sebanyak 80 orang Guru Matematika Sekolah Dasar di Kabupaten Muara Enim telah berpartisipasi dalam kegiatan ToT sebagai penerima manfaat program Gernas Tastaka," tutur Dany.

Lanjut ke PT Freeport Indonesia yang menginisiasi program pendidikan pola asrama yang telah menyasar 956 siswa sejak tahun 2006. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi, numerasi, dan angka partisipasi sekolah melalui dukungan sarana dan/atau prasarana pendidikan yang berkualitas. Selain itu, melalui program ini juga dapat menjamin anak perempuan dan laki-laki memiliki akses yang sama terhadap pendidikan yang berkualitas. Dalam program ini, asrama dan sekolah dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang modern dengan fokus pengembangan karakter masyarakat papua berbasis budaya lokal. Fokus program ini menyasar pada pendidikan dasar dan menengah dengan akreditasi A untuk SD dan SMP.

Di Sumatera Utara, PT Inalum perkuat infrastruktur internet berupa tower dan jaringan wifi untuk pelajar di sekolah SMPN 2 Pintu Pohan. Hal itu diharapkan dapat mendukung sekolah dengan 10 guru dan 135 siswa tersebut untuk memperluas cakupan proses belajar mengajar melalui internet. Dengan pendampingan guru, diharapkan pelajar siswa dan siswi SMPN 2 Pintu Pohan Meranti dapat menembus SMA unggulan di kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Terakhir PT Timah juga berkontribusi untuk pendidikan di wilayah Bangka Belitung dengan menginisiasi program beasiswa dan bantuan infrastruktur di SMA Negeri 1 Pemali untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan unggul yang diselaraskan dengan visi-misi dan strategi bisnis perusahaan.

"Beasiswa ini memang dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan tiap proses yang berlangsung terus dijaga dan ditingkatkan." tutur Dany.

Proses rekrutmen Kelas Beasiswa Timah melalui lima proses berjenjang. Pertama dimulai dari sosialisasi, seleksi administrasi, tes potensi akademik, psikotes dan wawancara, dilanjutkan dengan tes kesehatan dan masuk asrama yang berlokasi di kawasan Timah Learning Center di Pemali, Kabupaten Bangka.

MIND ID di tahun 2030 mengagendakan agar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) menjadi salah satu pijakan utama untuk memperkuat upaya-upaya yang telah dilakukan anggotanya selama ini. Kemudian program-program yang ada diharapkan mendorong peningkatan kapasitas masyarakat sekitar tambang, baik secara individual maupun kolektif agar tingkat kehidupan masyarakat sekitar tambang menjadi lebih baik, mandiri, dan berkelanjutan.

(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT