Tower 4 dan 7 Ditutup, Koordinator Bicara Rencana Wisma Atlet Pakai 1 Tower

Anggi Muliawati - detikNews
Rabu, 23 Mar 2022 19:17 WIB
Suasana Rumah Sakit Darurat COVID Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (13/1). Kasus Omicron di Indonesia kini terus bertambah dengan total 506. RSDC Wisma Atlet menambah ruang isolasi pasien untuk menghadapi gelombang Omicron.
Foto: Pradita Utama/detikcom
Jakarta -

Jumlah pasien Wisma Atlet Kemayoran terus mengalami penurunan. Saat ini ada 896 pasien yang masih dirawat.

"Sekarang pasien tinggal 896 pasien, kita pernah merawat paling tinggi 7.000, dalam Omicron sampai 5.000," kata Koordinator RSDC Wisma Atlet Mayjen TNI Budiman kepada wartawan, Rabu (23/3/2022).

Budiman mengatakan tidak tertutup kemungkinan hanya mengoperasikan satu tower jika kasus terus melandai. Namun hal itu tetap disesuaikan dengan kebutuhan.

"Semua tergantung dinamika, tapi memang Tower 5 dan 6 ada karakteristik, ada ICU sendiri, IGD, dan lain-lain. Tidak tertutup kemungkinan ketika jumlah pasien menurun kita hanya konsentrasi di satu tower saja," katanya.

Budiman mengatakan saat ini Wisma Atlet telah menutup Tower 4 dan 7. Sebelumnya, kedua tower tersebut digunakan sebagai ruang isolasi saat kasus COVID melonjak pada Februari 2022.

"Dengan menurunnya BOR, tidak ada kebijakan yang berkaitan dengan prosedur diubah, akan tetapi yang jelas beberapa tower kita tutup untuk efisiensi, seperti Tower 4 dan 7," katanya.

(idn/idn)