ADVERTISEMENT

Pemprov DKI Berencana Sidak Rumah Makan Padang Usai Heboh Masakan Babi

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 13 Jun 2022 15:45 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Karin Nur Secha/detikcom)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka kemungkinan melakukan sidak di sejumlah rumah makan Padang. Hal ini dilakukan untuk mengecek apakah ada temuan rumah makan lain terkait rendang babi.

"Nanti kita lihat ya, dimungkinkan (sidak) tapi nanti kita akan lihat yang penting masyarakat saling melengkapi informasi informasi yang ada," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di kantor Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/6/2022).

Riza mengatakan masakan di rumah makan padang selama ini dijamin kehalalannya. Untuk itu, dia meminta pengusaha makanan dapat saling menghormati.

"Sudah kami sampaikan para pengusaha restoran untuk memperhatikan, kita berharap warung Padang sebagaimana selama ini masakannya, makanannya halal semua, mohon kita saling hormati," jelas Riza.

Legislator Soroti Resto Nasi Padang Babi

Sebelumnya, anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Barat 2 Guspardi Gaus kaget mendengar kabar adanya usaha kuliner yang menjual menu masakan khas Minangkabau atau nasi Padang nonhalal.

Restoran masakan khas Minang itu disebut menjual produk dengan bahan dasar daging babi. Kemunculan restoran masakan Minang dengan bahan dasar daging babi ini ramai di media sosial (medsos). Restoran Minang berbahan dasar babi itu disebut-sebut berlokasi di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Dan pemilik juga mempromosikan melalui platform daring pesan antar di mana terpampang jelas aneka masakan Minang nonhalal, nasi babi bakar, nasi babi rendang, gulai babi, nasi ramas babiambo, dan menu-menu lainnya. Bahkan, dalam keterangan di akun Instagram babiambo, dengan jemawanya menyebut sebagai yang pertama makanan Padang nonhalal di Indonesia," kata Guspardi dalam keterangannya, Jumat (10/6).

Menurut Guspardi, nasi khas Padang dengan berbagai menunya merupakan produk kuliner dari Minangkabau dan dipastikan makanan tersebut halal. Pemilik restoran yang membawa-bawa nasi Padang dengan menu babi, menurut Guspardi, tak boleh dibenarkan dan dibiarkan.

Baca berita selengkapnya di halaman berikut



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT