ADVERTISEMENT

8 Fakta Geger Nasi Padang Babi di Jakarta

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 11 Jun 2022 08:09 WIB
Pro Kontra Netizen Tanggapi Isu Nasi Padang Babi di Jakarta
Foto: Pro kontra netizen tanggapi nasi padang babi di Jakarta (Instagram/Site Shop)
Jakarta -

Usaha kuliner nasi Padang, di Jakarta, bikin geger karena menyediakan lauk berbahan dasar babi. Usaha nasi Padang babi itu mendapat kritik hingga kecaman dari berbagai pihak, terutama anggota DPR RI dari dapil Sumatera Barat (Sumbar).

Usaha nasi Padang babi ini terungkap setelah Ikatan Keluarga Minang (IKM) menerima aduan. DPP IKM yang mulanya mengungkap adanya usaha nasi Padang babi tersebut.

"Sebagai Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang, saya sudah mendengar soal restoran di Jakarta yang bikin keresahan masyarakat Minang," kata Ketua Harian DPP IKM Andre Rosiade dalam keterangannya, Jumat (10/6/2022).

Usaha nasi Padang babi itu mendapat kritik hingga kecaman karena tak sesuai dengan filosofi masyarakat Minang, yang identik dengan Islam. Terlebih, namanya menggunakan bahasa Minang. Pemprov DKI Jakarta sampai ikut turun tangan.

Berikut 8 fakta terkait usaha nasi Padang babi tersebut:

1. Terungkap karena Promosi di Instagram

Usaha nasi Padang babi ini terungkap usai promosinya 'tertangkap' oleh pengguna media sosial. Pemilik usaha nasi Padang babi tersebut sempat mempromosikan dagangannya di Instagram.

Dilihat detikcom, Jumat (10/6/2022), sekitar pukul 10.41 WIB, akun Instagram nasi Padang babi itu masih bisa dibuka. Akun nasi Padang nonhalal ini memiliki 6 postingan, diikuti oleh 316, dan mengikuti 23 akun.

Pemilik akun juga menjelaskan cara pemesanannya. Di mana pemesanan hanya bisa dilakukan melalui salah satu marketplace.

2. Jual Lauk Babi Rendang

Akun usaha nasi Padang nonhalal itu juga memposting gambar hidangan yang dijual. Makanan yang mereka jual, mulai dari babi gulai, bagi rendang, hingga babi bakar.

Pemilik akun juga menjelaskan profil usahanya. Pada deskripsi profil akunnya, tertulis usaha nasi Padang nonhalal itu merupakan yang pertama di Indonesia.

"First in Indonesia, a Non-Halal Padang food," demikian keterangan pada akun instagram nasi Padang babi itu.

Namun, setelah sorotan muncul, akun media sosial usaha itu menghilang.

3. Nama Usahanya Babiambo

Ketua Harian DPP IKM Andre Rosiade menyebut usaha nasi Padang babi itu bernama Babiambo. Nama itu yang juga memantik polemik hingga berujung kecaman.

"Hal ini disebabkan restoran bernama Babiambo itu mengolah daging babi menjadi masakan berupa rendang," kata Andre dalam keterangannya, Jumat (10/6).

Anggota DPR dapil Sumbar II John Kenedy Azis sampai menjelaskan arti nama Babiambo. John menerangkan, dalam bahasa Minang, ambo memiliki arti 'saya'.

"Saya terus terang saja, saya sangat menyesalkan ada oknum yang membuat nasi Padang babi, apa namanya, Babiambo. Ambo itu (artinya) kan saya, saya babi," kata anggota DPR kelahiran Padang itu, Jumat (10/6).

Baca berita selengkapnya di halaman berikut

Simak Video '5 Fakta Nasi Padang Babi yang Viral di Medsos':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT