ADVERTISEMENT

Makin Panjang Daftar Anggota Khilafatul Muslimin Jadi Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 11 Jun 2022 22:09 WIB
Pimpinan tertinggi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja, ditangkap Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Lampung. Abdul Qadir akhirnya tiba di Polda Metro Jaya sore ini.
Tokoh Penting Khilafatul Muslimin (Foto: Rifkianto Nugroho-detikcom)
Jakarta -

Polisi kini sudah menetapkan sebanyak tujuh anggota kelompok Khilafatul Muslimin sebagai tersangka. Terakhir, dua tersangka baru saja ditangkap Polda Metro Jaya.

Kedua tersangka itu disebut merupakan tokoh penting di Khilafatul Muslimin. Mereka ditangkap di Bandar Lampung, Lampung, pada Sabtu (11/6/2022).

Rentetan tersangka Khilafatul Muslimin ini berawal dari penangkapan sang pemimpin ormas yakni Abdul Qadir Hasan Baraja. Polisi belum bisa merinci dua tersangka tersebut dan hingga kini masih dilakukan interogasi di Polresta Bandar Lampung.

Sementara tiga tersangka lainnya ditangkap oleh Polda Jateng dan satu tersangka oleh Polda Jatim. Mereka diancam dengan hukuman 5 tahun penjara.

"Pertama dari Polda Jateng tiga tersangka, kemudian Polda Metro Jaya satu orang, untuk Polda Jatim satu tersangka tadi malam udah ditangkap," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Markas Brimob, Depok, Jawa Barat, Sabtu (11/6).

Polisi Sita Duit Miliaran di Markas Khilafatul Muslimin Lampung

Tim gabungan Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya kembali menggeledah kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung, Lampung. Dalam penggeledahan tersebut, polisi menyita uang senilai miliaran rupiah.

"Dilakukan juga penyitaan uang miliaran (rupiah)," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi saat dihubungi detikcom, Sabtu (11/6).

Uang miliaran rupiah itu disita dari kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung. Uang itu diduga sebagai dana operasional Khilafatul Muslimin.

"Diduga untuk operasional syiar ormas ini yang bertentangan dengan Pancasila," jelas Hengki.

Simak di halaman selanjutnya..

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT