Wacana Koalisi 'Semut Merah' Mengemuka

ADVERTISEMENT

Wacana Koalisi 'Semut Merah' Mengemuka

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Jun 2022 22:12 WIB
Presiden PKS Ahmad Syaikhu Bertemu Ketum PKB Cak Imin (Foto: Karin/detikcom)
Presiden PKS Ahmad Syaikhu bertemu Ketum PKB Cak Imin (Karin/detikcom)

Selanjutnya, pada Pemilu 2004, PKB kembali berada dalam satu koalisi dengan PKS dan sejumlah parpol lain. Koalisi mereka mendudukkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK) sebagai presiden dan wakil presiden.

"Artinya, koalisi PKB dengan PKS ini bukan hal baru, bahkan pernah mendudukkan orang sebagai presiden. Apakah 2024 bisa membangun koalisi dan menjadikan capres koalisi itu menang? Sangat mungkin," ucap Jazilul.

Jalinan hubungan PKB dan PKS sebetulnya sudah terlihat saat Ketum PKB Cak Imin diundang ke acara puncak Milad PKS di Istora Senayan, Jakarta, bulan lalu. Bahkan ketika itu Cak Imin mendapat kesempatan menyampaikan pidatonya.

"Kalau terjadi koalisi PKB dan PKS, ini sesuatu yang baru, maka akan menjadi magnet bagi partai lain untuk ikut. Minimal partai-partai di luar partai-partai gajah. Ini bisa menjadi Koalisi Semut Merah, kecil tapi berasa," tuturnya.

Namun gabungan PKB dan PKS tidak memenuhi syarat presidential threshold minimal 20 persen. Jika dijumlahkan, persentase gabungan kursi PKB dan PKS sebesar 17,26 persen atau PKB 58 kursi dan PKS 50 kursi.

"Apakah mampu mendudukkan pasangan yang diharapkan masyarakat yang nanti akan memberikan jalan baru bagi Indonesia di mana hari ini mengalami kesulitan. Kami yakin, seandainya kami bergabung, pasti ada partai-partai lain yang bergabung," kata Jazilul.

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid saat doa Bersama Ulama dan Habaib Halalbihalal Bersama Gus Muhaimin di Dyandra Convention Center, Surabaya, Minggu (22/5).Jazilul Fawaid saat Doa Bersama Ulama dan Habaib Halalbihalal Bersama Muhaimin di Dyandra Convention Center, Surabaya, Minggu (22/5). (Dok. MPR RI)

PKS-PKB Makin Mesra

PKS dan PKB makin mesra setelah buka-bukaan koalisi. Terbaru, Sekjen PKS Aboe Bakar Al Habsyi menyatakan membuka peluang bagi siapa pun sebagai capres dalam koalisi dengan PKB, termasuk sosok Ketum PKB Cak Imin.

"Semoga pertemuan kita mendapat rahmat dan berkah dari Allah SWT. Kita tidak mau terjadi sebuah keputusan di last minute deal politik, jangan kayak kemarin," kata Aboe Bakar dalam konferensi pers bersama Waketum PKB Jazilul Fawaid di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6).

"Kita penginnya 3 bulan sebelum sudah oke, misalkan Gus Ami (Cak Imin) mau presiden, silakan. Bismillah, nggak apa-apa, kita nggak ada masalah," imbuh dia.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT