ADVERTISEMENT

Petugas Gabungan Buru Pemasok Formalin Pabrik Tahu di Bogor

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Jumat, 10 Jun 2022 15:57 WIB
Konferensi pers BPOM soal pabrik tahu berformalin di Bogor (Rizky-detikcom)
Konferensi pers BPOM soal pabrik tahu berformalin di Bogor. (Rizky/detikcom)
Bogor -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menemukan dua pabrik tahu di kawasan Parung, Kabupaten Bogor, menggunakan formalin dalam produksinya. Petugas gabungan memburu pemasok formalin untuk kedua pabrik tersebut.

"Kita masih mengembangkan pemasok formalinnya. Mereka belinya lepas. Jadi tidak ada dokumen. Tapi kita akan cari (pemasok formalinnya)," kata Kepala Balai Besar POM Bandung Sukriadi Darma di lokasi pabrik tahu berformalin, Jumat (10/6/2022).

Tahu berformalin tersebut didistribusikan ke beberapa kota/kabupaten. Di antaranya Jakarta, Tangerang, dan Bogor.

"(Distribusinya) Tangerang, Jakarta, dan Bogor. Kalau pasarnya ada Pasar Jembatan Tiga, Ciputat, Citayam, Jembatan Dua," tuturnya.

Diketahui, pabrik tahu berformalin sudah beroperasi sejak 2019 dan 2022. Petugas masih mencari pelaku lainnya yang diduga memproduksi tahu berformalin lainnya selain di wilayah Bogor.

"Masalahnya tahu ini selalu ketika kita lakukan penindakan selalu berpindah-pindah. Sebenarnya di bulan Maret kemarin kita lakukan penindakan di Bogor juga di pabrik yang sama, orang yang berbeda. Kita nanti akan mencari pelakunya. Karena kita sinyalir ini tidak hanya diproduksi di Bogor. Menurut informasi yang kami dapatkan, ada indikasi pabrik tahu ini juga ada di tempat lain," ungkapnya.

Hingga saat ini, petugas telah mengamankan dua pemilik pabrik tersebut. Yaitu S (35) dan N (48), yang kini diamankan di BPOM Bandung.

Kedua pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan di Pasal 136. Dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara atau denda Rp 10 miliar.

"Untuk pabrik kita akan lakukan penghentian kegiatan. Nanti akan bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Bogor. Kemudian untuk produksinya akan kita hentikan. Terutama karena kita sudah mendapatkan formalin," jelasnya.

(mae/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT