ADVERTISEMENT

Lempar Kode 'Kehendak Rakyat', Projo Terbuka Dukung Prabowo di 2024?

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 10 Jun 2022 14:40 WIB
Panel Barus Projo (dok. Projo).
Panel Barus Projo (Foto: dok. Projo)
Jakarta -

Relawan Pro Jokowi (Projo) melempar kode 'kehendak rakyat' saat membalas kritik Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Desmond J Mahesa soal isu wacana 3 periode. Tepatnya, Projo melempar kode 'semoga jagoan Desmond bagian dari kehendak rakyat'. Sementara itu, Gerindra mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Apakah artinya Projo siap mendukung Ketum Gerindra itu pada 2024?

Bendahara Umum DPP Projo Panel Barus mengatakan pihaknya akan menggelar musyawarah rakyat (musra) untuk meneruskan arahan dari Ketua Dewan Pembina Projo, yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi). Musyawarah itu akan digelar di 34 provinsi.

"Kita kan kemarin dapat bahan dari Presiden, misalnya bicara kepada rakyat gitu, nah arahan Presiden itu kita harus pikirin apa mekanismenya. Nah, keluarlah kita menggelar musyawarah rakyat, musyawarah rakyat ini akan digelar di 34 provinsi untuk menyediakan suatu ruang yang demokratis bagi rakyat untuk berbicara, berargumentasi terkait siapa kepemimpinan nasional pasca-Jokowi, jadi ruangnya harus kita buka," kata Panel kepada wartawan, Jumat (10/6/2022).

Projo Terbuka

Panel mengatakan pihaknya terbuka dengan siapa pun tokoh yang diajukan rakyat. Saat ini Projo belum menyatakan dukungan resmi kepada siapa pun.

"Nanti kita lihat rakyat berkehendaknya pasca-Pak Jokowi itu siapa. Projo sampai hari ini secara resmi belum dukung-mendukung, siapa pun. Belum mengeluarkan dukungan resmi ke siapa pun. Kita diminta Presiden bicara lebih sering, menggali aspirasi rakyat," katanya.

Panel mengatakan musyawarah itu akan digelar tiga sesi dengan topik berbeda. Pertama, terkait agenda dan program yang diinginkan rakyat. Kemudian kriteria pemimpin dambaan rakyat, serta sosok tokoh yang dikehendaki rakyat.

"Karena nanti musra itu ada tiga sesi. Kita ngomong agenda kebangsaan dan program prioritas harapan rakyat. Kedua, kita ngomong pemimpin dambaan rakyat itu kayak apa sih. Ketiga, lalu kita bicarakan nama nama duet lanjut Jokowi yang diharapkan oleh rakyat siapa. Tidak tertutup kemungkinan nanti di 34 provinsi itu muncul nama baru, yang selama ini tidak diperbincangkan," ujarnya.

Lebih lanjut Panel mengatakan musyawarah itu nantinya akan menghasilkan dua tokoh nama yang menjadi pasangan. Musyawarah itu berakhir di April 2023.

"Musra dimulai Juli 2022 sampai April 2023, yang didukung Projo nanti keluarnya pasti duet, dan kita akan mengkoordinasikan ke parpol-parpol bahwa ini loh, kalau pengin menang, duet ini loh," ucapnya.

Panel lantas menyebut tidak tertutup kemungkinan Prabowo Subianto menjadi nama yang diajukan rakyat. "Bisa jadi nanti nama Pak Prabowo muncul di situ," ujarnya.

Dia mengatakan hasil musyawarah itu akan dilaporkan ke Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina. Panel mengatakan Projo akan menunggu arahan Jokowi selanjutnya.

"Nanti kan kita juga bakal lapor ke Ketua Dewan Pembina. Ketua Dewan Pembina kan dalam pidato kemarin juga bilang, kita akan tanya ke kalian karena saya bukan pemimpin yang bisa memutuskan sendiri, hasilnya begini-begini nanti, kita tunggu arahan Dewan Pembina," tuturnya.

Lihat juga vieo 'Seruan 'Projo Ojo Kesusu' Sambut Kedatangan Jokowi di Wakatobi':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT