KPK Setor Rp 1,2 M dari Terpidana Eks Pejabat PT Waskita ke Kas Negara

ADVERTISEMENT

KPK Setor Rp 1,2 M dari Terpidana Eks Pejabat PT Waskita ke Kas Negara

M Hanafi Aryan - detikNews
Jumat, 10 Jun 2022 10:59 WIB
Kepanjangan KPK hingga Tugas-tugas Lembaga Antikorupsi Itu
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK menyetorkan uang Rp 1,2 miliar ke kas negara. Uang tersebut adalah uang cicilan pengganti dari jumlah total Rp 5,9 miliar dari terpidana Fakih Usman selaku Kabag Pengendalian Divisi II PT Waskita.

"Jaksa Eksekutor KPK Andry Prihandono melalui biro keuangan KPK telah menyetorkan cicilan uang pengganti Terpidana Fakih Usman senilai Rp 1,2 Miliar ke kas negara dari keseluruhan pidana uang pengganti senilai Rp 5,9 miliar," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (10/6/2022).

"Untuk pembayaran uang pengganti tersebut, Jaksa Eksekutor KPK telah melakukan upaya penagihan pada Terpidana dan akan melunasi kewajiban tersebut dengan cara mencicil," sambung Ali.

Ali menjelaskan KPK akan terus melakukan upaya asset recovery terhadap perkara korupsi yang diusut KPK. Salah satunya penagihan denda atau uang pengganti.

Sebelumnya, lima mantan pejabat PT Waskita Karya (Persero) terbukti bersalah lantaran terbukti memperkaya diri dan membuat negara merugi Rp 202 miliar di kasus proyek infrastruktur fiktif. Kelimanya divonis hukuman penjara yang lamanya bervariasi.

Berikut ini vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta terhadap kelima terdakwa:

1. Desi Arryani selaku mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan;
2. Fathor Rachman selaku mantan Kepala Proyek Pembangunan Kanal Timur-Paket 22 PT Waskita Karya (Persero) divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan;
3. Jarot Subana selaku mantan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan;
4. Fakih Usman selaku mantan Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan;
5. Yuly Ariandi Siregar selaku Kepala Bagian Keuangan Divisi Sipil III PT Waskita Karya (Persero) divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan.

Kelima terdakwa terbukti melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Selanjutnya hukuman tambahan

Simak juga 'Kasus Korupsi Waskita Beton Naik Penyidikan, Negara Rugi Rp 1,2 T':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT