ADVERTISEMENT

Bocah Korban Ojol Cabul di Bekasi Divideokan, Ini Pesan Polisi ke Perekam

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 09 Jun 2022 15:50 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Bekasi -

Aksi pencabulan driver ojol kepada bocah perempuan 8 tahun di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, direkam video oleh warga. Video itu pun viral di media sosial.

Terkait rekaman video tersebut, Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion sedikit menyayangkan karena perekam tidak berusaha mencegah kejadian itu. Diketahui, video itu direkam oleh remaja 17 tahun yang ada di lokasi.

"Iya harusnya kan mencegah dulu gitu. Tapi karena efek media sosial ya, orang melihat sesuatu jadi yang tindakan pertama foto dulu. Tapi itu kita dalami, fokus kita ke korban dulu," kata Gidion saat dihubungi detikcom, Kamis (9/6/2022).

Menurut Gidion, warga sebaiknya ikut mencegah terjadinya suatu kejahatan yang terjadi di depan mata. Akan tetapi warga juga tidak boleh melakukan tindakan main hakim sendiri yang di luar kewenangannya dan selanjutnya melaporkan ke pihak kepolisian.

Polisi tak menyalahkan si perekam dalam hal ini. Polisi juga mengapresiasi perekam karena rekaman tersebut bisa menjadi petunjuk polisi dalam mengungkap kasus.

"Ya saya terima kasih juga video itu bisa jadi bahan kita (untuk penyelidikan lebih lanjut). Tapi tidak cukup dengan itu, harusnya mencegah. Ya tangkap tangan tidak apa-apa, tapi jangan main hakim sendiri," jelasnya.

Seperti diketahui, video bocah perempuan dicabuli pria diduga ojol ini viral di media sosial. Video tersebut diambil warga setempat dan dinarasikan bahwa korban telah dicabuli oleh pelaku.

Dalam rekaman video tidak terlihat perbuatan asusila yang dilakukan pelaku karena di-blur.


Polisi Jemput Bola

Pihak kepolisian langsung melakukan jemput bola dengan mendatangi keluarga korban setelah menerima informasi viral itu.

"Kalau masalah pencabulan anak ini, ini kan bukan delik aduan. Tanpa ada laporan pun, kita wajib menyelidikinya, tetapi alangkah baiknya apabila ada laporan. Tapi ini tentu kita selidiki," tegas Gidion.

Sementara itu, Gidion belum bisa mengungkap lebih detail terkait kasus pencabulan tersebut. Tetapi, pengakuan sementara, korban tidak mendapat iming-iming dari pelaku.

"Nggak dikasih iming-iming apa-apa. Nggak saling kenal. Pelan-pelan kita nanya (korban)," lanjutnya.

Saat ini tim Unit PPA Polres Metro Bekasi tengah menyelidiki kasus tersebut. Polisi tengah mengumpulkan alat bukti dan petunjuk untuk melacak jejak pelaku.

Lihat juga video 'Guru Ngaji Asal Pangalengan Diciduk, Cabuli Murid dengan Beragam Modus':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT