ADVERTISEMENT

Syarief Hasan-Delegasi Inggris Bahas Kerja Sama Riset EBT di Sulsel

Erika Dyah - detikNews
Rabu, 08 Jun 2022 20:56 WIB
Wakil Ketua MPR RI Sjarifuddin Hasan mengapresiasi University of Nottingham dari United Kingdom (UK) atau Inggris yang memilih Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai daerah perluasan riset seputar energi baru terbarukan (EBT).
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Sjarifuddin Hasan mengapresiasi University of Nottingham dari United Kingdom (UK) atau Inggris yang memilih Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai daerah perluasan riset seputar energi baru terbarukan (EBT).

Hal ini ia ungkapkan usai bertemu Gubernur Sulsel bersama delegasi University of Nottingham. Adapun delegasi dari Inggris yang hadir di Rumah Jabatan Gubernur, Kota Makassar, Sulsel terdiri dari Dr. Bagus P Muljadi, Dr. Lousie Walker, David Ouchterlonie dan Shannon Baverstock.

"Perguruan tinggi ini memang dikenal memiliki keahlian tinggi mengenai riset energi terbarukan. Jadi, mereka memilih Sulsel itu karena mereka melihat pada potensi besar yang dimiliki Sulsel. Mereka sangat menyadari itu," ungkap Syarief dalam keterangannya, Rabu (8/6/2022).

Lebih lanjut, Pimpinan MPR dari Partai Demokrat ini mengatakan Sulsel memang dianugerahi tanah yang kaya akan sumber daya alam, salah satunya nikel.

"Dari pertemuan itu, Gubernur sangat mendukung sekali. Saya rasa, itu sangat bagus. Dampak positifnya sangat luar biasa, yaitu pemerintah daerah jadi mengetahui secara detail potensi kekayaan alamnya dari hasil riset global itu," jelasnya.

Profesor Bidang Ilmu Strategi Manajemen Koperasi dan UMKM ini berharap riset yang akan dihasilkan akan memberikan kontribusi tinggi terhadap percepatan pembangunan di bidang teknologi energi. Serta pada akhirnya turut meningkatkan kesejahteraan rakyat Sulsel.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengungkap University of Nottingham dalam pelaksanaan risetnya akan bekerja sama dengan perguruan-perguruan tinggi yang ada di Sulsel untuk melakukan riset-riset soal energi terbarukan itu.

Menurutnya, sinergitas antar universitas sangat penting. Sebab, hal ini memberi kesempatan untuk dapat saling bertukar ilmu pengetahuan dan pengaplikasiannya di lapangan.

"Alhamdulilah, sekarang mulai banyak peneliti dan periset dari kampus dunia mulai melirik daerah dari sebelumnya hanya berputar terpusat di Jawa. Kami sebagai pemerintah daerah dan mewakili rakyat Sulsel, sangat bangga untuk kemudian semaksimal mungkin bekerja sama dengan baik," pungkasnya.

(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT