ADVERTISEMENT

Ikhlas Fahri Meski Gagal jadi Bintara Polri

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 04 Jun 2022 20:14 WIB
BArikade polisi menggunakan tongkat dan tameng. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi (dikhy sasra/detikcom)

Keluarga Telah Ikhlas

Fahrifadillah Nur Rizky (21), calon Bintara Polri yang gagal berangkat pendidikan karena buta warna parsial, mengaku telah ikhlas dengan keputusan dari Polda Metro. Fahri bahkan telah memiliki rencana karir di luar institusi Polri.

"Kalau dari keluarga besar masih ada yang mengganjal tapi kami semua sudah ikhlas tentang semuanya yang kami alami. Siapa tahu Allah mengganti jalan yang lebih baik ya," kata Fahri saat dihubungi, Sabtu (4/6/2022).

Bakal Lanjutkan Studi Hukum

Fahri mengaku mendapatkan banyak dukungan usai curhatannya yang merasa digagalkan untuk mengikuti pendidikan sebagai Bintara Polri viral di media sosial. Mereka menawarkan bantuan pendampingan hukum kepada Fahri.

Saat Polda Metro Jaya mengumumkan keputusan mereka yang menggugurkan Fahri karena alasan buta warna telah final, dukungan kepada Fahri terus mengalir. Salah satunya datang dari anggota Komisi I DPR RI Hillary Brigitta Lasut.

Hillary, kata Fahri, telah menawarkannya untuk berkuliah usai gagal menjadi Bintara Polri. Dia pun mengaku menyambut terbuka tawaran dari Hillary tersebut.

"Banyak banget orang yang hubungi saya termasuk ibu Hillary. Ibu itu tawarkan beasiswa dalam dan luar negeri. Kalau jenjang karir yang ingin saya tekuni karena saya habis kejadian seperti ini dan sesuai bakat dan minat, saya akan masuk jadi mahasiswa dulu," katanya.

Dengan yakin Fahri mengaku akan melanjutkan studi kuliahnya di fakultas hukum. Fahri sendiri pada tahun 2020 sempat kuliah namun tidak dilanjutkannya.

"Kalau fakultas saya milih hukum tapi kalau kampusnya itu ibu Hillary yang mencarikan. Itu full biayanya ditanggung dari akomodasi dan akomodasi kuliah ditanggung beliau," tutur Fahri.


(ygs/ygs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT