ADVERTISEMENT

Viral Video 'Kuntilanak' Muncul di Jaktim, Begini Faktanya

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 03 Jun 2022 17:19 WIB
Video munculnya sosok memakai baju putih yang disebut kuntilanak saat terjadi banjir di Jaktim viral di medsos. Ini hasil penelusuran polisi. (Screenshot video viral)
Video munculnya sosok memakai baju putih yang disebut kuntilanak saat terjadi banjir di Jaktim viral di medsos. Ini hasil penelusuran polisi. (Screenshot video viral)
Jakarta -

Video sosok memakai baju putih yang disebut kuntilanak viral di media sosial (medsos). Sosok 'kuntilanak' itu disebut muncul saat terjadi banjir di Jakarta Timur (Jaktim).

Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi di daerah Bungur, Kampung Rambutan, Ciracas, Jaktim.

Disebutkan, sosok tersebut tidak sengaja terekam warga yang sedang memvideokan lokasi banjir di lokasi tersebut.

Dalam video viral, terlihat sosok putih tersebut seperti melayang dan terbang pelan. Sosok yang disebut-sebut sebagai kuntilanak itu lalu terbang ke arah dahan pohon pisang.

Sosok yang disebut kuntilanak itu kemudian bergoyang-goyang. Tak ada suara dalam video berdurasi 25 detik tersebut.

Penelusuran Polisi

Polisi langsung menyelidiki kebenaran atas video viral tersebut. Polisi mencari keterangan dari warga yang ada di lokasi yang terdapat dalam narasi video tersebut.

Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono mengungkap hasil penelusuran yang dilakukan pihaknya. Dia menyatakan video tersebut tidak benar alias hoax.

"Setelah dilakukan pengecekan terhadap video viral kuntilanak, ternyata tidak benar," kata Kompol Jupriono, Jumat (3/6/2022).

Dia menjelaskan, video tersebut diunggah seorang remaja perempuan berusia 13 tahun yang tinggal di daerah Bungur, Kampung Rambutan, Ciracas, Jaktim.

Video munculnya sosok yang disebut 'kuntilanak' itu didapat remaja tersebut dari keluarganya. Kemudian video itu diunggah ulang di medsosnya.

"Video tersebut didapat dari status saudaranya. Selanjutnya oleh remaja itu di-upload ke IG," ujar dia.

Polisi mengingatkan warga untuk bijaksana dalam mengunggah konten di medsos. Sebab, penyebaran berita bohong berisiko terjerat pidana.

"(Saya imbau) Agar warga bijak menggunakan media sosial, jangan sampai membuat gaduh di masyarakat, nanti berisiko berhadapan dengan hukum," tegas Kompol Jupriono.

Lihat juga video 'Viral Video Kolor Ijo Masuk Rumah Warga di Langkat Sumut':

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT