Pembunuhan Pria di Tangerang: Pelaku Kesal Pacar Diajak Berhubungan Badan

ADVERTISEMENT

Pembunuhan Pria di Tangerang: Pelaku Kesal Pacar Diajak Berhubungan Badan

Karin Nur Secha - detikNews
Jumat, 03 Jun 2022 15:51 WIB
Polisi tangkap dua tersangka pembunuhan pria yang mayatnya ditemukan di pinggir Tol Tangerang. Salah satu tersangka adalah mantan pacar korban.
Polisi menangkap dua tersangka pembunuhan pria yang mayatnya ditemukan di pinggir Tol Tangerang. Salah satu tersangka adalah mantan pacar korban. (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Polisi menangkap dua tersangka pembunuhan Bayu Samudra (19), yang mayatnya ditemukan di pinggir Tol Cipondoh, Kota Tangerang. Kedua tersangka, yaitu Fachrul Ramadhan alias Fachrul (21) dan Dea Febriani alias Dea (18), merupakan pasangan kekasih.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan mengungkap pembunuhan Bayu ini dilatari cinta segitiga. Tersangka Fachrul cemburu lantaran korban masih menghubungi tersangka Dea, yang juga mantan pacar korban.

"Terkait dengan kasus ini motif terjadinya kasus ini adalah tersangka sakit hati dan cemburu terhadap korban," ujar Zulpan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (3/6/2022).

Diketahui, Dea merupakan mantan pacar korban, Bayu. Pembunuhan ini berawal karena Bayu sering kali mengajak Dea berhubungan badan, sehingga membuat tersangka Fachrul cemburu.

"Kemudian tersangka juga melihat pembicaraan di medsos melalui pesan WA korban kepada tersangka DF, sehingga tersangka FR ini meminta kepada tersangka DF untuk meminta berbicara dengan korban melalui telepon dan memancing korban agar dilakukan pertemuan," jelas Zulpan.

"Kemudian di sini juga sudah mulai diatur strategi dan juga peran daripada tersangka DF untuk membantu daripada tersangka FR," sambungnya.

Zulpan mengatakan tersangka Dea berperan membantu tersangka Fachrul. Sementara Fachrul merupakan tersangka utama yang mengeksekusi korban.

Saat ini keduanya ditahan polisi. Akibat perbuatan tersebut, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP, 365 KUHP, dan/atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun.

Baca di halaman selanjutnya: kondisi korban saat ditemukan.

Saksikan juga: Merasakan Bus Imut Tanpa Pengemudi Muter-muter di Kawasan BSD City

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT