Jasa Marga Jelaskan soal Pemotor Masuk Tol-Dicegat Petugas di Bekasi

Mulia Budi - detikNews
Minggu, 29 Mei 2022 18:22 WIB
Video seorang pemotor masuk tol viral di media sosial (medsos). Pemotor tersebut lalu dicegat petugas di Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat. (dok IG @sebastian_vid)
Video seorang pemotor masuk tol viral di media sosial (medsos). Pemotor tersebut lalu dicegat petugas di Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat. (Dok. Instagram/@sebastian_vid)
Jakarta -

Sebuah video seorang pemotor masuk tol hingga dicegat petugas di Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat viral di media sosial. PT Jasa Marga membenarkan kejadian tersebut.

General Manager Representative Office 1 Jasa Marga TransJawa Tollroad Regional Division (JTTRD), Muhammad Taufik Akbar, mengatakan pihaknya bersama PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) selaku service provider pengoperasian jalan tol mengecek lokasi tersebut. Peristiwa itu terjadi pukul 16.23 WIB di exit Gerbang Tol Bekasi Barat 1, Jumat (27/5) kemarin.

"Berdasarkan pengecekan, diketahui kendaraan bermotor roda dua tersebut masuk melalui akses Cikunir dan keluar di Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat 1 Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Jumat (27/5), pukul 16.23 WIB," ujar Taufik dalam keterangannya, Minggu (29/5/2022).

"Pada saat memasuki area Gerbang Tol Bekasi Barat 1, petugas segera melakukan tindakan pengaman terhadap pengendara kendaraan roda dua tersebut dan kejadian tersebut telah diteruskan ke Patroli Jalan Raya Wilayah Bekasi," tambahnya.

Taufik mengatakan Jasa Marga sangat menyayangkan tindakan pemotor tersebut. Dia menyebut jalan tol yang diperuntukkan bagi kendaraan roda empat akan berbahaya jika dilintasi oleh pengendara roda dua.

"Larangan kendaraan roda dua melintasi jalan tol telah dipasang di akses masuk jalan tol dengan tujuan untuk menjaga keselamatan pengendara roda dua dan pengguna jalan tol lainnya. Sangat disayangkan jika pengendara roda dua kurang memperhatikan adanya rambu-rambu tersebut. Jalan tol sebenarnya berbahaya bila dilewati kendaraan roda dua, sebab spesifikasi rancang bangunnya ditujukan untuk kendaraan roda empat atau lebih," jelasnya.

Taufik mengatakan, untuk menghindari terulangnya kejadian serupa, pihaknya bakal menempatkan petugas keamanan 24 jam di semua GT. Dia menyebut Jasa Marga terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi pengguna jalan tol.

"Jasa Marga terus berupaya memberikan pelayanan kepada pengguna jalan agar senantiasa merasa aman dan nyaman saat melintasi jalan tol yang dikelolanya. Sebagai upaya pencegahan terhadap kejadian serupa, Jasa Marga menempatkan petugas keamanan 24 jam di semua GT dan bersiaga untuk memantau situasi dan kondisi GT agar tetap aman dan kondusif," terangnya.

Simak berita lengkapnya pada halaman berikutnya.