Muzani: Politik Harus Diisi Orang-orang Peduli Bangsa

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Minggu, 29 Mei 2022 17:13 WIB
Ahmad Muzani (Dok. Muzani).
Foto: Ahmad Muzani (Dok. Muzani).
Jakarta -

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri acara halal bihalal alumni pondok pesantren Buntet Cirebon sekaligus pengukuhan relawan Jaringan Rakyat Indonesia Raya (JARI RAYA). Muzani berbicara tentang politik yang harus diisi orang-orang yang peduli bangsa.

Dalam acara yang bertempat di Hotel Santika, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (29/5/2022), Muzani mulanya menyinggung pentingnya peran pondok pesantren dalam upaya membangun dan memajukan negara Indonesia. Muzani mengatakan, kepedulian pondok pesantren terhadap proses berbangsa dan bernegara sudah ada sejak era kemerdekaan hingga sampai sekarang.

"Kepedulian pondok pesantren dan santri terhadap bangsanya tidak perlu diragukan lagi. Perjuangan santri dan pondok pesantren untuk memerdekakan Indonesia dari penjajah begitu besar. Begitu pun pada zaman Orde Baru hingga sekarang," kata Muzani saat memberi sambutan.

"Ketika zaman Orde Baru di tengah himpitan kesulitan ekonomi, pesantren selalu memberi pesan-pesan keagamaan. Misalnya soal program keluarga berencana, kebijakan itu banyak penolakan dari rakyat. Tapi para kiai, para pimpinan ponpes memberikan petuah-petuah hingga suatu ketika para ulama kita berkumpul dan membuat fatwa bahwa program itu halal," imbuh Wakil Ketua MPR itu.

Kepedulian pondok pesantren itu juga berlangsung hingga saat ini. Muzani mengatakan, ketika COVID-19 melanda Indonesia, vaksin menjadi salah satu upaya penanggulangan dari bahaya virus tersebut. Ketika muncul vaksin, timbul keraguan di tengah masyarakat soal halal atau tidaknya vaksin itu.

"Tapi kemudian pondok pesantren bergerak cepat dan memberikan pesan bahwa vaksin adalah sebuah ikhtiar dan upaya kita terhindar dari ancaman bahaya COVID-19. Serta menegaskan bahwa penggunaan vaksin adalah sesuatu yang baik sebagai pencegahan penyebaran virus COVID-19," ujar Muzani.

Menurut Muzani, peran pondok pesantren begitu penting dalam sendi-sendi kehidupan rakyat mulai dari kegiatan ekonomi, sosial, budaya, hingga politik. Dia mengatakan, kegiatan ponpes dalam ruang-ruang seperti itu bukan hal baru. Namun masih banyak masyarakat yang apatis terhadap politik.

"Dunia politik seringkali ditafsirkan dunia kotor. Politik kalau diisi oleh orang-orang kotor maka negara ini akan kotor pula. Tapi kalau politik diisi oleh orang-orang baik, maka negara ini akan baik dan sejahtera. Karena politik adalah cara untuk mengurus bangsa, mengelola negara," ujar Muzani.

"Setiap keputusan seorang pemimpin itu adalah politik. Menaikkan harga minyak goreng itu persoalan ekonomi tapi itu diputuskan melalui keputusan politik. Perubahan harga itu diputuskan melalui mekanisme politik," imbuh Ketua Fraksi Gerindra DPR itu.

Lihat juga video 'Gus Yahya: Jangan Gunakan NU Sebagai Senjata Politik!':

[Gambas:Video 20detik]



Simak berita lengkapnya pada halaman berikut.