ADVERTISEMENT

Terbuka Jalur Restorative Justice demi Akhiri Kisruh AKP DK Vs Mertua

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Mei 2022 06:53 WIB
Gedung Polda Metro Jaya
Gedung Polda Metro Jaya (Andhika Prasetia/detikcom)

AKP DK Terbuka Jalur Restorative Justice

AKP DK menyatakan sangat terbuka untuk menyelesaikan kasus ini secara restorative justice.

"Setahu saya dari penyidik Ditreskrimum akan ada upaya penyelesaian restorative justice dan kami akan sangat terbuka menerima itu," ujar kuasa hukum AKP DK, Nefton Alfares Kapitan, dalam keterangan kepada detikcom, Jumat (27/5).


AKP DK Diperiksa Propam


Propam Polda Metro Jaya turun tangan mendalami permasalahan ini. AKP DK telah diperiksa polisi terkait laporannya soal pencurian itu.

"Kalau pada saat pemeriksaan klien saya hanya menyampaikan berdasarkan fakta yang terjadi beserta barang bukti lengkap," kata pengacara AKP DK, Nefton Alfares Kapitan, saat dihubungi, Jumat (27/5).

Nefton mengatakan kliennya bersikap kooperatif selama menjalani pemeriksaan di Propam Polda metro Jaya. Dalam pemeriksaan di Propam pada Kamis (26/5), AKP DK pun turut memberikan bukti upaya perdamaian yang telah dilakukan.

"Kita berikan juga (bukti) upaya-upaya damai yang sudah lakukan sebelumnya," terang Nefton.


Sayangkan Tuduhan Pelecehan

Adik ipar menuduh AKP DK telah melakukan pelecehan seksual lantaran di kamar yang ia tempati dipasangi CCTV. Tapi, perlu diingat, DK memasangi seluruh kamar dengan CCTV, termasuk kamarnya sendiri.

Pihak pengacara DK, Nefton, menyayangkan tuduhan serius sang mertua kepada kliennya itu. Padahal, selama ini DK memperlakukan keduanya dengan baik.

"Sangat disayangkan hal ini dapat terjadi, mungkin tidak akan begini bila kesepakatan awal waktu itu tetap dijalankan," tuturnya.

Kesepakatan di awal yang dimaksud ialah mertua dan orang tua bergantian menjaga anaknya.

"Kesepakatan awal dengan almarhumah ketika anak pertama lahir, bahwa yang membantu menjaga anak adalah bergantian satu bulan sekali antara mertua dan orang tua AKP DK," katanya.


(mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT