ADVERTISEMENT

Terbuka Jalur Restorative Justice demi Akhiri Kisruh AKP DK Vs Mertua

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Mei 2022 06:53 WIB
Gedung Polda Metro Jaya
Gedung Polda Metro Jaya (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Konflik antara perwira Polda Metro Jaya, AKP DK, dengan mertuanya, Nurmila Sangadji, dan adik ipar, Claudia Senduk, belum usai. Propam Polda Metro Jaya sampai turun tangan untuk menyelesaikan konflik AKP DK dengan mertuanya ini.

Kisruh ini diawali ketika DK melaporkan mertua dan iparnya terkait dugaan pencurian sejumlah barang milik almarhumah istri, Iptu CS--yang juga anak Nurmila--ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya. DK melaporkan keduanya karena barang-barang milik almarhumah yang dianggap memiliki nilai histori diambil tanpa seizinnya.

Tak terima dilaporkan atas tuduhan pencurian, mertuanya kemudian mengadukan AKP DK ke Propam Polda Metro Jaya. Tak cukup sampai di situ, mertua AKP DK juga melaporkan penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang menangani laporan mantunya itu ke Propam Mabes Polri.

Polri Sarankan Tempuh Restorative Justice

Polri buka suara terkait konflik AKP DK dengan mertua dan adik iparnya itu. Polri menyarankan agar konflik keduanya diselesaikan secara restorative justice.

"Ya kasus-kasus seperti itu sebaiknya di-restorative justice, lebih baik," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (27/5).

Dedi mengatakan hal tersebut disarankan agar hubungan keluarga tetap terjalin dengan baik. Dia telah menyampaikan hal ini ke pihak Polda Metro Jaya.

"Biar hubungan antarkeluarga tetap baik. Sudah saya sampaikan ke (Polda) Metro," tambahnya.

Kompolnas Sarankan Selesaikan Secara Kekeluargaan

Senada dengan Polri, Kompolnas menyarankan agar konflik DK dengan mertua diselesaikan secara kekeluargaan. Kompolnas juga menyarankan penyidik Polda Metro Jaya untuk mengedepankan restorative justice dalam menyelesaikan kisruh antara DK dan mertua ini.

"Kami prihatin dan menyesalkan adanya kasus saling lapor antara AKP DK dan ibu mertuanya. Sebagai menantu, AKP DK diharapkan tetap menghormati mertua yang merupakan ibu almarhumah istri, sehingga jika ada permasalahan dengan mertua, apa pun masalahnya, diharapkan diselesaikan baik-baik secara kekeluargaan," kata komisioner Kompolnas Poengky Indarti kepada wartawan, Kamis (26/5).

Poengky mendorong penyidik mengedepankan restorative justice untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Poengky menilai tak elok jika persoalan keluarga tidak diselesaikan dengan baik.

"Kami berharap kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Kami mendukung jika penyidik Polda Metro Jaya yang menangani kasus ini akan mengupayakan penyelesaian masalah ini melalui restorative justice," ujarnya.


Lalu bagaimana tanggapan AKP DK? Baca di halaman selanjutnya.

Simak juga Video: Kisah Pejuang Hati, Pengorbanan Ibu untuk Anak Atresia Bilier

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT