Polisi Tangkap 18 ABG Anggota Geng All Brothers di Bogor, Celurit Disita

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Jumat, 27 Mei 2022 16:15 WIB
Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin (Rizky Adha Mahendra/detikcom)
Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin (Rizky Adha Mahendra/detikcom)
Bogor - Sejumlah 18 remaja anggota geng All Brothers asal Bogor, Jawa Barat, ditangkap. Dari tangan mereka, polisi mengamankan sebilah celurit.

"Kebetulan pada saat kami melakukan pengamanan terhadap mereka, itu ada satu orang yang membawa senjata tajam celurit kecil sehingga kami amankan," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan, Jumat (27/5/2022).

Belasan remaja tersebut diamankan saat polisi sedang menggelar patroli di sekitar Simpang Cingnaneng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Belasan remaja tersebut dibawa ke Mapolres Bogor di Jl Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong. Pelaku dikembalikan kepada orang tua.

"Kami mengembalikan mereka semuanya anak-anak. Karena dari 18 orang yang ada tersebut, seluruhnya masih di bawah 18 tahun. Sehingga kami kembalikan kepada orang tuanya untuk dilakukan pembinaan. Sebagian besar dari mereka juga masih sekolah di tingkat SMA," terangnya.

Geng All Brothers sendiri diketahui sudah berjalan selama setahun. Mereka kerap berkeliling mencari musuh geng lain untuk tawuran.

"Motifnya mencari eksistensi diri," tuturnya.

Iman turut menasihati belasan remaja tersebut agar berubah menjadi lebih baik. Dia mengatakan perbuatan yang dilakukan gangster itu bisa berpengaruh saat membuat SKCK.

"Jika kalian untuk persyaratan kerjaan atau sekolah akan tercatat saat pembuatan SKCK, ini kan jadi pertimbangan bagi perusahaan yang akan mencari tenaga kerja dan cari siswa. Kalian harus berubah baik," kata Iman kepada belasan remaja tersebut.

Terjadi momen haru saat salah satu anak meminta maaf kepada orang tuanya. Anak tersebut sujud di hadapan sang ayah sembari meminta maaf.

"Hampura (minta maaf)," kata salah satu anak tersebut sambil menangis. Permintaan maaf sang anak disambut baik oleh sang ayah sambil mengelus-elus punggungnya. (isa/isa)