Keluarga-Kerabat Kenang Sosok Pasutri Tewas Kecelakaan Depan Menara Saidah

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Kamis, 26 Mei 2022 16:16 WIB
Pemakaman pasutri korban kecelakaan depan Menara Saidah (Nisa-detikcom)
Pemakaman pasutri korban kecelakaan depan Menara Saidah (Nisa/detikcom)
Jakarta -

Kecelakaan beruntun di depan Menara Saidah, Jakarta Selatan, merenggut nyawa pasangan suami istri, Rakha (26) dan Nova (22). Keluarga mengenang sosok Rakha sebagai pribadi yang baik dan rajin.

"Baik (orangnya), dia baik. Sama ibunya juga setiap hari juga membantu dagang di pasar," ujar Suharso kepada wartawan saat ditemui seusai pemakaman, Kamis (26/5/2022).

Meski berprofesi sebagai ojek online, Rakha tak lupa membantu keluarga. Dirinya kerap rajin dan selalu ceria.

Jika tak ada orderan, kata Suharso, Rakha kerap pergi ke Pasar Cipinang, Jakarta Timur, guna membantu ibunya. Dia ikut jualan kelapa parut bersama sang ibu.

"Dia kerjanya ojek online ya. Tapi dia juga membantu ibunya dagang di pasar. Kalau tidak ada order ojek online, dia membantu ibunya di pasar," katanya.

Rakha dan Nova telah membangun keluarga selama tiga tahun lamanya. Bukan hanya keluarga, kerabat pun ikut mengenang sosok Rakha. Haikal mengaku kaget dan kehilangan saat mengetahui kabar duka tersebut.

Haikal, yang merupakan kerabat almarhum, menyebutkan Rakha merupakan sosok penyayang. Di tongkrongan pun dia dikenal ceria dan pandai bergaul.

"Rakha orangnya baik. Ke orang tua pun dia sayang. Sama keluarga dia sayang. Dia tipikal teman yang solidaritas tinggi, makanya kita teman-temannya semua yang ikut nguburin ke sini kan banyak. Memang orangnya periang, pandai bergaul," tutur Haikal.

Dia pun mengenal sosok Rakha sejak usia belia. Sifat almarhum yang penyayang dan ceria membuat lingkungannya nyaman berada di sekitarnya.

Tak mengherankan jika kerabat mengaku kehilangan saat menerima kabar duka tersebut. Banyak pihak yang ikut bersedih atas kepergian almarhum.

"Yang jelas kita sebagai temannya ya merasa sangat kehilangan, sangat sedih. Karena memang kita dari kecil kan teman, main bareng. Kita ke mana-mana bareng gitu," ujarnya.

"Ya masa nggak merasa kehilangan gitu. Paling Mira dari teman beliau ya sangat merasa kehilangan," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, kecelakaan beruntun terjadi di depan Menara Saidah terjadi Rabu (25/5) pukul 19.30 WIB. Polda Metro Jaya menyatakan total ada enam korban.

"Korban sementara enam orang. Dua meninggal di TKP dan empat masih dirawat di RS," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (26/5).

Sambodo menambahkan, kecelakaan itu melibatkan tiga mobil dan tiga sepeda motor. Polisi masih berada di TKP dan rumah sakit untuk pendataan korban.

"Mengapa dan bagaimana terjadinya kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan," kata Sambodo.

Lihat Video: Penjelasan Polisi Soal Kecelakaan Maut di Depan Menara Saidah

[Gambas:Video 20detik]



(azh/gbr)