Polisi Masih Buru Pelaku Utama Tawuran Tewaskan 1 Pelajar di Kemayoran

Anggi Muliawati - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 19:36 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin (Anggi/detikcom)
Jakarta -

Tawuran di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menewaskan seorang pelajar berinisial AG (18) masih terus diselidiki oleh polisi. Para pelaku utama tawuran yang ditelah diketahui identitasnya pun sedang dalam pencarian polisi.

"Sementara ini seluruhnya pelajar, kami pastikan proses akan tetap dilanjutkan. Termasuk kita masih memburu orang-orang, namanya sudah ada namun belum dapat kita amankan. Ada beberapa lagi yang kita buru," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin kepada wartawan, Rabu (25/5/2022).

Komarudin mengatakan saat ini polisi juga masih mendalami soal adanya keterlibatan pihak lain selain pelajar dari peristiwa itu.

"Masih dalam pendalaman kami, terkait yang bersangkutan. Karena memang belum bisa ditemukan (DPO). Termasuk juga apakah ada keterlibatan yang bukan pelajar di kejadian tersebut," ucapnya.

Para pelaku yang terlibat bakal dikenai pasal berlapis yakni Pasal 170, 351, 338, dan 358. Menurutnya, meski para pelaku masih berstatus pelajar, mereka tetap akan diproses hukum.

"Iya tetap akan kita proses. Usia mereka sudah dewasa karena menghilangkan nyawa orang," ujarnya.

Sebelumnya, polisi menetapkan dua tersangka pada peristiwa tawuran yang menewaskan seorang pelajar berinisial AG (18). Tawuran itu terjadi di Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Yang kami amankan sampai saat ini ada 18 orang. Dua di antaranya sudah kita tetapkan sebagai tersangka, karena usianya sudah 18 tahun, bukan anak yang berhadapan dengan hukum lagi," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin di Lapangan Monas, Sabtu (21/5).

Komarudin mengatakan dua tersangka itu berperan sebagai eksekutor berinisial AP dan RA. Sedangkan 16 pelaku lain saat ini telah dipulangkan.

Kejadian berawal ketika para pelaku pulang sekolah, Kamis (19/5). Mereka melakukan konvoi hingga akhirnya bertemu dengan kelompok lawannya dan saling serang.

"Kronologinya, seperti biasa, mereka bubar sekolah melaksanakan kegiatan konvoi-konvoi, biasa keliling-keliling, ketemu dengan kelompok lain dan terjadi tawuran," kata Komarudin saat dihubungi, Jumat (20/5).

Saat ini pihak kepolisian masih mendalami motif tawuran tersebut. Komarudin mengatakan belum menemukan adanya indikasi janjian melalui telepon seluler.

Tawuran terjadi di Jl Industri, Kemayoran, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.30 WIB. Korban ditemukan tergeletak simbah darah di pinggir jalan dan dinyatakan meninggal dunia akibat luka bacokan.

Simak Video 'Viral Seorang Pelajar Tewas Bersimbah Darah di Kemayoran':

[Gambas:Video 20detik]

(fas/fas)