16 Pelaku Tawuran Maut di Kemayoran Dipulangkan Dikenai Wajib Lapor

Anggi Muliawati - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 15:31 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta -

Polisi memulangkan 16 pelaku tawuran yang menewaskan pelajar di Kemayoran, Jakarta Pusat. Mereka berstatus saksi dan dikenai wajib lapor.

"Sisanya dipulangkan, sebagai saksi," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat dihubungi, Senin (23/5/2022).

Meski telah dibebaskan, 16 pelaku tersebut harus menjalani wajib lapor. Komarudin mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu.

"Mereka masih wajib lapor, karena masih kami terus kembangkan mengingat peran mereka tentunya sangat meresahkan. Tapi mengingat status mereka yang pelajar kita putuskan untuk wajib lapor," katanya.

Pelajar Tewas Akibat Tawuran

Sebelumnya, seorang pelajar berinisial AG (18) tewas akibat tawuran di Kemayoran, Jakarta Pusat. Polisi pun menangkap 18 pelaku tawuran tersebut.

Dari 18 pelaku, dua di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini dua tersangka itu masih diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat.

Komarudin mengatakan kejadian berawal ketika para pelaku pulang sekolah, Kamis (19/5). Mereka melakukan konvoi hingga akhirnya bertemu dengan kelompok lawannya dan saling serang.

"Kronologinya, seperti biasa, mereka bubar sekolah melaksanakan kegiatan konvoi-konvoi, biasa keliling-keliling, ketemu dengan kelompok lain dan terjadi tawuran," kata Komarudin saat dihubungi, Jumat (20/5).

Saat ini pihak kepolisian masih mendalami motif tawuran tersebut. Komarudin mengatakan belum menemukan adanya indikasi janjian melalui telepon seluler.

"Kita belum menemukan ada indikasi janjian, karena HP yang kita bongkar belum menemukan itu. Paling ini cara-cara konvensional, mereka bubaran sekolah, keliling, ketemu di jalan, langsung mereka," katanya.

Tawuran terjadi di Jl Industri, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (19/5), sekitar pukul 14.30 WIB. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan dan dinyatakan meninggal dunia akibat luka bacokan.

Simak Video 'Viral Seorang Pelajar Tewas Bersimbah Darah di Kemayoran':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)