PTM di Kabupaten Bogor Kini 100%, Tetap Bermasker di Dalam Kelas

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Selasa, 24 Mei 2022 10:36 WIB
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di SMA Negeri 87, Jakarta, Jumat (8/4/2022). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas siswa 100 persen sejak Kamis (7/4). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Bogor -

Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Bogor sudah diterapkan 100 persen. Hal tersebut berlaku di seluruh kecamatan.

"Sudah (100 persen PTM), PAUD sudah berjalan normal, cuma masih memerlukan izin dari ortu. Karena mereka tuh anak di bawah usia formal ya, jadi harus memang pendampingan dan pengawasannya lebih," kata pejabat Humas Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor Iqbal Rukmana di Cibinong, Selasa (24/5/2022).

Pelaksanaan PTM tetap dipantau Disdik bersama Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor. Apabila terdapat klaster COVID-19 di sekolah, tak tertutup kemungkinan sekolah tersebut akan dibatasi, bahkan diterapkan pembelajaran daring seluruhnya.

"Kalau ada lonjakan lagi tiba-tiba, misal di Cibinong zona merah di Kelurahan Tengah, nah berarti di SD yang ada di Kelurahan Tengah itu nanti dibatasi lagi tuh PTM-nya. Tidak serta-merta satu titik zona merah, semua tuh dibatasi," jelasnya.

Namun Iqbal menyebut belum ada lagi klaster COVID-19 di sekolah dalam waktu satu bulan terakhir, sehingga PTM bisa berjalan dengan normal.

"Alhamdulillah nggak ada lonjakan kasus lagi. Mungkin kemarin ada yang nanya hepatitis akut tuh, tapi sampai sekarang kita belum ada alhamdulillah," ungkapnya.

Iqbal mengimbau siswa juga tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) di sekolah. Hal itu sebagai langkah pencegahan.

Terkait pelonggaran mengenakan masker di sekolah, Iqbal mengatakan siswa boleh melepas masker di luar ruangan. Namun, apabila di dalam kelas, siswa diimbau tetap mengenakan masker.

"Kalau lepas masker nih, kalau anak-anak olahraga di lapangan pasti lepas masker. Cuma kalau ada kegiatan sekolah yang padat di kelas gitu ya, itu masih pakai masker. Masih jaga-jaga kita," jelasnya.

(isa/isa)